Santri Tewas Dianiaya Senior, Kemenag Jatim: Ponpesnya Belum Berizin

Kemenag Jawa Timur menegaskan bahwa pesantren di Kediri yang santrinya tewas dianiaya senior belum punya izin. “Pesantren tersebut tidak memiliki izin operasional,” ungkap Kabid PD Pontren Kanwil Kemenag Jatim, As’adul Anam, dalam konferensi pers via zoom, Kamis (29/2).

Menurutnya ini menunjukkan perlunya peninjauan ulang terkait aturan. Hal Ini menjadi atensi betul untuk pemerintah daerah. As’adul mengaku sudah bertemu dengan pemerintah daerah untuk mengantisipasi hal-hal yang serupa.

“Kami akan menggali informasi dengan tim dan mendalami kemudian akan kami laporkan ke provinsi dan pusat,” ujarnya.

Sebelumnya diberitakan seorang santri di salah satu pondok pesantren di Kabupaten Kediri, Jawa Timur tewas setelah dianiaya oleh rekannya.

Baca juga  Update Korban Kecelakaan Kereta Api di Bekasi: 15 Orang Meninggal Dunia

Peristiwa itu terbongkar setelah keluarga curiga dengan kondisi jenazah korban setelah datang di rumah duka. Korban bernama Bintang Balqis Maulana (14) tewas dianiaya oleh oleh empat seniornya.

Keempat santri tersebut kini telah ditetapkan sebagai tersangka.Mereka adalah MN (18) pelajar kelas 11 asal Sidoarjo, MA (18) pelajar kelas 12 asal Nganjuk, AF (16) asal Denpasar, serta AK (17) asal Kota Surabaya. (Ra/Bagus)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *