Kemeparekraf Gelar Pameran UMKM di Surabaya, Ada Temu Bisnis

Kementerian Parisiwata dan Ekonomi Kreatif (Kemeparekraf) RI berkerja sama dengan SMEXPO Pertamina menggelar pameran Usaha Mikro Kecil Menengah (UMKM), di Tunjungan Plaza 6 Surabaya, Kamis, (7/3/2024) sampai Sabtu (9/3/2024).

Kegiatan itu dikemas dengan program Kemitraan Nasional Rantai Pasok Industri Pariwisata dan Ekonomi Kreatif (Kenarok). Di acara tersebut dihadirkan berbagai usaha UMKM dari berbagai sektor seperti, Kuliner, Fashion dan juga Kriya.

“Nama kegiatannya Kenarok yakni Kemitraan Nasional Rantai Pasok Industri Pariwisata dan Ekonomi Kreatif. Jadi tujuan kegiatan ini untuk mempertemukan UMKM Lokal agar produknya dapat terserap oleh industri pariwisata dan usaha besar yang ada di kota Surabaya dan Jawa Timur,” ungkap Ardi Selaku Staff Direktorat Manajemen Industri Kementrian Industri dan Ekonomi saat dikonfirmasi, Kamis (7/3/2024).

Baca juga  Peringati Harkitnas Pemkot Tegaskan Semangat Transformasi Digital dan Perlindungan Anak

Kegiatan ini diikuti oleh 58 UMKM yang ada di Surabaya dan sebagian daerah di Jawa Timur. Serta dihadiri setidaknya oleh 150 industri pariwisata yang juga turut diundang. Pada acara ini juga terdapat beberapa rangkaian kegiatan yang telah dilaksanakan sejak bulan Februari lalu.

“Jadi Kenarok ini bukan hanya hari ini aja, tapi sudah terlaksana dari bulan yang lalu. Jadi secara garis besar rangkaian acaranya ada 3, yakni Pemetaan potensi, Pelatihan selama 3 hari dan diakhiri dengan Temu Bisnis Kenarok ini,” Jelasnya.

Dengan terselenggaranya temu bisnis ini, harapannya UMKM tidak hanya menjual produk kepada masyarakat saja. Namun juga dapat menjalin kerja sama secara berkelanjutan dengan perusahan-perusahaan besar di Jawa Timur, khususnya yang ada di kota Surabaya. Serta dapat menghasilkan produk-produk yang berkualitas, sehingga produk UMKM dapat naik kelas.

Baca juga  Dispendik Surabaya Paparkan Skema Perhitungan Jalur Prestasi SPMB 2026/2027

“Harapan yang pasti produknya bisa naik kelas, dan produknya dapat diserap oleh Hotel-Hotel, Perusahaan Ritel dan pusat oleh-oleh sehingga akan meningkatkan perekonomian di Surabaya dan Jawa Timur,” Pungkasnya. (magang)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *