Pj Gubernur Jatim Ikuti Potong Rambut Gratis di Masjid Nasional Al-Akbar Surabaya Menyambut Ramadan 1445 H

Menyambut bulan suci Ramadan 1445 H, Masjid Nasional Al-Akbar Surabaya (MAS) menggelar potong rambut gratis, Senin (11/3/2024).

Kegiatan ini dihadiri Pj Gubernur Jawa Timur Adhy Karyono, Kepala Bappeda M Yasin, Kadis ESDM Nurkholis dan Kepala Biro Kesra Setdaprov Jatim Imam Hidayat.

Kegiatan ini juga diikuti 1.445 orang yang potong rambut gratis. Dalam kegiatan ini pengurus MAS berkolaborasi dengan komunitas Ngaji Komunitas Pengusaha Salon (Ngasal) yang mengerahkan 150 penata rambut profesional.

Peserta pertama dipotong rambutnya adalah Pj Gubernur Jatim dan diikuti jajaran OPD Pemprov Jatim.

Selain itu, panitia mencatat untuk peserta termuda yakni balita asal Surabaya bernama Muhammad Arrasya Pradika. Sedangkan peserta tertua oleh perempuan 76 asal Sidoarjo bernama Kresnaningsih.

Baca juga  Dewan Kebudayaan Surabaya Susun Arah Kebijakan Budaya Sesuai UU 5/2017

Sementara itu peserta dengan asal kota terjauh yakni dari Bogor adalah mahasiswa ITS, Muhammad Yazid,.

“Saya tidak akan pernah bosan untuk bekerja secara profesional, tapi saya senantiasa istiqomah mengaji. Semoga, Ngasal bisa mengadakan kegiatan ngaji di Al-Akbar,” kata Ketua Ngasal, Hendy Prayitno.

Hendy menjelaskan, anggotanya berjumlah sekitar 100 orang. Namun jika ada kegiatan bakti sosial, maka rekan-rekan seprofesinya tidak akan pernah menghitung biaya jasa, meskipun ada yang harga salonnya termahal, Rp950.000/sekali potong.

Harapan Ketua Ngasal itu langsung direspons oleh Ketua Badan Pelaksana dan Pengelola (BPP) MAS, DR KHM Sudjak MAg.

“Kami sangat senang dan membolehkan jamaah Ngasal untuk ngaji di masjid ini, asalkan istiqomah, silahkan berkoordinasi dengan humas masjid,” kata Sudjak.

Baca juga  Tunaikan Ibadah Haji Wali Kota Pastikan Pemerintahan Tetap Berjalan

Langkah “Ngasal” itu juga dikagumi Pj Gubernur Jawa Timur Adhy Karyono. Menurutnya, Ngasal adalahkomunitas yang biasanya glamour, tapi bisa memberi kebahagiaan dan manfaat bagi yang membutuhkan.

“Contohnya potong rambut gratis menjelang Ramadhan 1445 Hijriah, ini sangat luar biasa, saya hadir karena betul-betul kagum dengan iktikad baik dari mereka untuk mengharapkan Ridho Allah SWT,” ujarnya.

Adhy menjelaskan bahwa para pencukur rambut yang tergabung dalam Ngasal merupakan seorang profesional di bidangnya karena memang bekerja di salon-salon ternama di Surabaya.

“Mereka profesional, kalau saya mau potong rambut seperti ini minimal 500 ribu, jadi adanya potong rambut gratis ini sangat membantu masyarakat,” katanya.

Sementara itu, Humas Masjid Al Akbar Surabaya Helmy M Noor mengatakan kegiatan potong rambut gratis ini diikuti oleh 1.445 orang, dimulai pukul 08.00 dan selesai pada pukul 12.00 WIB atau saat waktu Shalat Dhuhur.

Baca juga  Surabaya Raih Tiga Penghargaan Nasional Kearsipan 2026

“Untuk yang mencukur berjumlah 150, 100 laki-laki dan 50 perempuan. Mereka adalah pencukur rambut ternama di Surabaya, yang memberikan layanan gratis di MAS,” ucapnya. (Magang)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *