Dewan Pimpinan Pusat (DPP) Partai Golkar akan menyampaikan langsung permintaan mereka agar mendapat jatah lima kursi kabinet langsung ke Prabowo Subianto.
Pernyataan itu disampaikan Wakil Ketua Umum Partai Golkar, Melchias Markus Mekeng menyusul permintaan Ketua Umumnya, Airlangga Hartarto beberapa waktu lalu. Dalam acara internal dengan ketua partai tingkat daerah di Bali, Jumat (15/3), Airlangga spesifik ingin Golkar mendapat jatah lima kursi di kebinet ke depan.
“Tentunya kami sampaikan kepada presiden. Apakah presiden setuju atau enggak itu kan prerogatif presiden,” ujar Mekeng saat dihubungi, Senin (18/3).
Namun begitu, Mekeng menyebut hingga saat ini belum ada pembahasan serius soal itu, baik di internal partainya maupun koalisi pengusung Prabowo-Gibran. Dia menyebut proses tersebut masih panjang hingga Presiden terpilih resmi dilantik pada 20 Oktober mendatang.
Dia mengaku belum menentukan daftar kursi kementerian yang diincar pihaknya. Termasuk kemungkinan bakal mempertahankan Kementerian Perekonomian.
“Ini cuma celetukan dalam satu pertemuan internal partai. Kalau bisa kita dapat 5 kursi. Kalau ke koalisi ya mungkin masih panjang. Ini kan masih sampai Oktober,” pungkasnya. (nch)










