Walikota Surabaya Bakal Tindak Tegas Pegawai yang Terlibat

Wali Kota Surabaya Eri Cahyadi, penerbitan Surat Edaran (SE) Nomor 100.3.4/13114/436.7.13/2024, Tentang Larangan Judi Online Dan/Atau Judi Slot Bagi ASN, Maupun Non-asn, Di Lingkungan Pemerintah Kota Surabaya.

Berdasarkan Undang-Undang Nomor 11 Tahun 2008, tentang Informasi dan Transaksi Elektronik, sebagaimana telah diubah, dengan Undang-Undang Nomor 19 Tahun 2016, dan Instruksi Menteri Komunikasi dan Informatika, Nomor 1 Tahun 2023, tentang Pemberantasan Judi Online dan/atau judi slot, Pemerintah Kota (Pemkot) Surabaya, pun mengambil sikap tegas.

Karenanya, Wali Kota Surabaya Eri Cahyadi, meminta seluruh ASN dan Non-ASN, agar tidak melakukan, atau terlibat dalam kegiatan yang mendukung, memfasilitasi dan/atau mempermudah aktivitas, yang berkaitan dengan judi online dan/atau judi slot, dalam bentuk apapun.

Baca juga  Kejari Surabaya Beri Kado Legal Opinion untuk Transformasi BUMD Surabaya

“ASN dan Non-ASN diminta tidak menggunakan fasilitas Barang Milik Daerah, seperti komputer, laptop, internet dan lain, sebagainya untuk kegiatan diluar urusan kantor dan/atau kegiatan, yang bersifat negatif antara lain perjudian, pornografi, dan game,” kata Wali Kota Eri, Selasa (9/7).

ASN dan Non-ASN juga diharapkan, agar tidak berkomunikasi dengan pihak yang diduga, atau patut diduga, terlibat dengan aktivitas judi online. “Serta, tidak terlibat dalam segala bentuk perjudian apapun, di lingkungan kantor pada saat jam kerja, maupun diluar jam kerja, dan turut mengkampanyekan anti judi online, dan/atau judi slot,” jelasnya.

Selanjutnya, seluruh Kepala Perangkat Daerah (PD), di lingkungan Pemkot Surabaya, diminta untuk melakukan pengawasan dan bertanggung jawab, atas penggunaan fasilitas Barang Milik Daerah seperti PC, Laptop, internet, dan lain sebagainya.

Baca juga  Wali Kota Surabaya Bagikan Rp13 Miliar untuk 9.370 KPM

“Menindak tegas dan menjatuhkan hukuman disiplin, kepada ASN, maupun Non ASN yang menggunakan fasilitas Barang Milik Daerah, seperti komputer, Laptop, internet dan lain sebagainya, untuk kegiatan diluar urusan kantor dan/atau kegiatan yang bersifat negatif, antara lain perjudian, pornografi dan game,” tegasnya.

Selain itu, Kepala PD juga diminta memberi teguran lisan dan/atau tertulis, kepada ASN maupun Non ASN, yang memanfaatkan jam kerja, untuk kegiatan diluar urusan kantor. “Dan/atau kegiatan yang bersifat negatif, antara lain perjudian, pornografi dan game,” pungkasnya. (yunus)

Leave a Reply

Your email address will not be published.

News Feed