Perkuat Wawasan Internasional Siswa, Labschool UNESA Hadirkan Mahasiswa Asing di Sekolah

Sejumlah mahasiswa asing dari berbagai negara yang menjalani program Summer Camp di Universitas Negeri Surabaya (UNESA) melakukan kunjungan dan sharing bersama para siswa dan guru Labschool UNESA Kampus 1 Ketintang, Surabaya kemarin.

Direktur Lembaga Labschool UNESA Prof. Dr. Sujarwanto, M.Pd., mengatakan bahwa melibatkan mahasiswa asing di sekolah merupakan bagian penting dari program Labschool menuju sekolah berstandar internasional.

“Kami memang sengaja memprogramkan ini, agar ada diskusi dan sharing antara mahasiswa luar negeri dengan guru-guru maupun siswa. Anak-anak senang bisa ngobrol langsung dengan mahasiswa luar, bisa melatih kemampuan bahasa Inggris juga,” ucap guru besar Fakultas Ilmu Pendidikan (FIP) itu.

Baca juga  Haflatul Wada’ SMK YPM 7 Tarik Sidoarjo Jadi Ajang Pelepasan, Doa dan Penguatan Masa Depan Lulusan

Ditambahkan Prof Jar (sapaan akrabnya), sekolah sejak tingkat dasar selama ini memang banyak mengajarkan mata pelajaran bahasa asing seperti bahasa Inggris misalnya. Nah, materi pelajaran tersebut harus diseimbangkan dengan praktek berbicara langsung dengan native speakers.

Kesempatan belajar langsung atau praktek langsung itu diwadahi lewat program pertukaran atau mendatangkan mahasiswa asing di sekolah. Dengan begitu, para siswa bisa mendapatkan banyak wawasan tentang budaya dan pendidikan di negara lain.

“Mahasiswa asing senang, apalagi anak-anak atau siswa juga sangat senang. Mereka jadi lebih percaya diri, wawasan mereka pun berkembang, jadi tahu tentang negara lain, budaya negara lain dan sebagainya,” ucapnya.

Dengan program internasional yang gencar dilakukan tersebut, Prof Jar berharap para siswa siap secara mental maupun kemampuan untuk terlibat aktif dalam berbagai kegiatan internasional, bahkan bisa melanjutkan studi di luar negeri.

Baca juga  Arcadia 37 Resmi Dilepas, SMAYDAS Antar Lulusan dengan Haru dan Prestasi Membanggakan

“Transformasi Labschool ini kita mulai dari SDM, guru dan siswa pun tendik sehingga memiliki wawasan dan standar kerja dan belajar level dunia. Tentu ini bertahap dan berkelanjutan,” ucapnya. (Bagus)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *