Lembaga amil zakat, infaq dan shodaqoh (Lazis( Nurul Falah Surabaya menggelar kegiatan sosial layanan kesehatan gratis untuk warga Situbondo, Ahad (21/7/2024).
Kegiatan ini bekerjasama dengan Laznas MAI Jawa Timur.
Layanan kesehatan gratis bertempat di Pondok Pesantren Adz-Dzikraa, jl. Raya Banyuwangi KM : 210 Lamongan, Arjasa, Situbondo. Masyarakat yang turut datang dan melaksanakan cek kesehatan sejumlah 100 orang.
Nampak mereka datang dengan penuh semangat, seolah tidak sabar mengecek kondisi tubuh mereka sebagai bentuk ikhtiar menjaga kesehatan.
Pengasuh Pondok Pesantren Adz-Dzikraa, Ustaz Sultan Ahmad, mengatakan,ada kaidah hukum Islam tentang pentingnya menjaga kesehatan baik daripada mengobati.
“Untuk itu kita harus sehat, karena sakit akan menjadikan ibadah kita tidak bisa sempurna kita laksanakan. Semangat beribadah itu sangat baik, tetapi jika tidak diimbangi dengan cara beragama yang benar, dapat menimbulkan mudharat. Mudharat itu wajib dihindari.” jelas Ustaz Ahmad, Senin (22/7/2024).
Ustaz Ahmad mengucapkan terima kasih atas hadirnya Lazis Nurul Falah dan Laznas MAI Jatim yang telah berperan aktif dalam membantu dan meningkatkan ikhtiar merawat kesehatan masyarakat.
“Kehadiran mereka sangat berarti, terutama dalam menyediakan berbagai layanan kesehatan yang dibutuhkan oleh masyarakat kurang mampu. Dengan sinergi dan dukungan dari berbagai pihak, kami berharap program-program kesehatan ini dapat terus berjalan dan memberikan manfaat yang berkelanjutan bagi semua lapisan masyarakat,” terangnya.
Sementara itu salah satu peserta layanan kesehatan gratis Muhimah Husna mengatakan, bersyukur dengan adanya kegiatan tersebut. Ia berharap kegiatan ini dilakukan secara istiqomah berkeliling di wilayah Jawa Timur sehingga menjangkau lebih banyak masyarakat pedalaman desa yang membutuhkan.
“Alhamdulillah, setelah memeriksa kesehatan, saya jadi tahu kondisi kesehatan dan bagaimana cara merawat tubuh supaya tetap dalam kondisi sehat,” ucap Muhimah Husna.
Ustaz M. Syafi’i sebagai Kepala LAZNAS MAI Jatim, mengatakan, melalui program bina kesehatan dihatapkan dapat memberikan sumbangsih ke sustainable, development goals, salah satunya yaitu Kesehatan.
“Bisa memberikan kontribusi Kesehatan yang minimal 15% dari seluruh Indonesia. Dan alhamdulillah hari ini bersama Lazis Nurul Falah di bulan ini dapat tempat yang sungguh berkah di Pondok pesantren yang tidak kami pikirkan sebelumnya, dan biasanya kami di balai desa, di kampung-kampung.” jelasnya. (Ym)






