Drama ‘Man Jadda Wajada’ Ponpes Singa Putih Munfaridin jadi Inspirasi Pengunjung Pameran IEF

Penampilan drama motivasi mondok dari siswa-siswi MTS unggulan Pondok pesantren (Ponpes) Singa Putih Munfaridin menjadi inspirasi pengunjung Pameran Sekolah Islam Terbaik Islamic Education Fair (IEF) 2024.

Drama dengan judul ‘Man Jadda wajada wa Man Shabara Zhafira’ ini digelar di panggung pameran IEF majalahnurani, Jumat (18/10/2024).

Drama ini memiliki pesan menyentuh. Seperti yang diakui oleh Titik, salah satu pengunjung pameran. Menurutnya, materi drama itu semakin memantapkan niatnya untuk mencarikan pondok pesantren bagi putranya.

“Memang zaman sekarang fondasi anak harus benar-benar kuat, pergaulan ank semakin bebas, InsyaAllah anak saya yang pertama akan saya pondokkan,” ujarnya yang memang punya niat datang ke pameran yang digelar majalahnurani untuk mencari referensi Pondok Pesantren.

Baca juga  Kemendikdasmen Panggil 60.896 Guru Ikuti Sertifikasi

Drama yang diperankan 4 siswa-siswi MTS unggulan Singa Putih Prigen Pasuruan tersebut bercerita tentang kegalauan orang tua terhadap putranya yang mulai terpengaruh buruk oleh lingkungan sekitar. Orang tua tersebut lantas berkeinginan sang anak untuk mondok.

Keinginan Sang Ayah awalnya ditolak mentah-mentah oleh anak. Namun akhirnya sang anak bersedia mondok di Ponpes Singa Putih.

Singkat cerita, 8 tahun kemudian sang anak sukses dalam mencari ilmu sehingga mendapat beasiswa kuliah di sebuah universitas di Manchester, Inggris.

Ning Zainiyatul Firdaus selaku Kepala MTS Unggulan Singa Putih mengatakan, ponpes Singa Putih Munfaridin memiliki sejumlah program unggulan. Salah satunya adalah ibadah progresif (shalat jemaah, sunnah rawatib, tahajud, duha, zikir intensif jumat malam, minggu sore, ra u wage dan malam jumat pon).

Baca juga  Gus Ipul Tekankan MPLS Sekolah Rakyat jadi Fase Krusial

Selain itu ada program unggulan halaqoh alquran dengan target 3 juz untuk siswa MTS, dan 4 juz untuk siswa MA. Ada juga Program pengenalan kampus, wisata kampus international, hingga bimbingan tutor olimpiade Internasional.

Ning Zainiyatul menambahkan, terbukti lulusan Ponpes Singa Putih Munfaridin banyak diterima di berbagai perguruan tinggi negeri.

“Prestasi kita pernah meraih medali emas di AVIA-MTE di Malaysia, medali emas di Euroinvent Rumania eropa 2021 dan sejumlah prestasi nasional lainnya,” paparnya.

“Mondok di sini (Ponpes Singa Putih) bukan hanya sekolah dengan mengajarkan pemikiran yang modern tapi akhlak kita juga dibimbing oleh romo kiai, pemikiran modern tapi akhlak tetap salaf,” ujarnya.

Ditambahkannya, semua santri Ponpes Singa Putih Munfaridin dibiasakan dididik untuk jadi pemimpin level dunia.

Baca juga  Kemendikdasmen dan BPOM Luncurkan Program Sadar Pangan Aman di Sekolah

Kegiatan santri juga ditopang oleh ektrakurikuler renang, memanah dan berkuda.

Ponpes Sing Putih Munfaridin beralamat di Sentong, Lumbangrejo, Prigen Pasuruan. (Ym)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *