Sharing Ilmu PRM Tenggulunan ke Masjid Attaqwa PWM Semarang

Pimpinan ranting Muhammadiyah (PRM) Tenggulunan Kecamatan Candi, Sidoarjo pada Ahad (3/11) pagi melakukan kunjungan Study Banding ke Masjid Attaqwa Semarang.
Masjid Attaqwa Semarang, adalah Masjid Unggulan Nasional yang dikelola Pimpinan Wilayah Muhammadiyah Semarang. Kegiatan di Masjid Attaqwa ini banyak dikelola anak anak muda. Banyak kegiatan yang dilakukan di masjid yang pengelolaanya juga dibantu Pimpinan Cabang Muhammadiyah (PCM) Tembalang ini, di antaranya Tahsin bersama seperempat juz setiap hari, tahajud berjamaah, pemberantasan buta huruf Alquran, tahfidz dan festival anak sholeh.


Masjid yang terletak di komplek kampus universitas muhammadiyah Semarang ini baru dilaunching setahun lalu tepatnya 28 Januari 2024.
” Kegiatan Masjid ini dikelola 10 orang takmir. Dan dibantu badan eksekutif masjid yang terdiri dari anak anak muda dari kampus dan di lingkungan sekitar masjid,”ujar Ustad Nur Rohim, pimpinan Badan Eksekutif Masjid Attaqwa.
Agar jamaah senang dan nyaman di masjid, disini juga ada program makan dan minum gratis, terutama menjelang kajian Ahad pagi. Selain itu fasilitas masjid yang menunjang kenyamanan jamaah juga selalu ditingkatkan.
” Di Masjid ini ada program harian, mingguan dan bulanan. Program harian diantaranya Maos quran bakda subuh, serta makan minum gratis untuk jamaah. Program mingguan diantaranya belajar tahsin, ngaji Kahfi, asah tilawah, kajian anak muda Jumat malam, kajian hadis dan kajian Ahad pagi,” jelasnya.
Sementara untuk kegiatan bulanan, lanjut ustadz Rohim, ada kegiatan olahraga ringan, kajian spesial mendatangnya ustadz ternama dari luar, dan program peringatan di hari hari besar Islam dengan kegiatan seperti sunatan massal dan cukur gratis.
” Kita sangat terbuka untuk anak muda, dan tidak menutup diri dari masukan dan kritik dari jamaah. Itu yang membuat jamaah di sini semakin nyaman dan senang di masjid,”pungkasnya.
Sementara itu, pimpinan Ranting Muhammadiyah (PRM) Tenggulunan Nur Cahya Hadi, mengatakan bahwa study banding ini sangat bermanfaat untuk pengembangan SDM muda di PRM dan Masjid Al Ikhlas Tenggulunan. ” Yang bisa kita adopsi pada study banding kali ini adalah pengelola masjid akan maju kalau dipercayakan kepada anak muda. Semoga pengalaman ini nanti bisa kita terapkan di masjid kita yang ada di Tenggulunan yaitu Masjid Al Ikhlas, Masjid Attaqwa dan Mushola Nurul Yaqin,”ujarnya. (nch)

Baca juga  Presiden Prabowo Resmikan Museum Perpustakaan Seskoad, jadi Ruang Belajar Perwira

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *