Kecelakaan Beruntun terjadi di Kota Batu, Rabu (8/1/2025) malam. Kecelakaan itu menyebabkan empat orang meninggal dunia. Kecelakaan tersebut akibat bus pariwisata yang membawa rombongan siswa SMK itu diduga mengalami rem blong.
Kapolres Batu, AKBP Andi Yudha Pranata, menyebut kecelakaan beruntun tersebut melibatkan total 11 kendaraan yang berujung 4 orang meninggal dunia dari total 12 korban. Rombongan siswa itu baru keluar dari kawasan Museum Angkot di Kota Batu. Lalu, bus mengalami masalah teknis dan tak bisa diatasi sopir sehingga terjadilah kecelakaan sekitar pukul 19.15 WIB.
Menurut Kapolres, rombongan di bus tersebut terdiri dari 39 siswa SMK ditambah tiga guru dan 4 kru. Ada 3 tempat kejadian perkara (TKP) dalam rangkaian kecelakaan beruntun ini.
“Pertama di persimpangan jalan Sultan Agung. Langkah pertama pengemudi adalah mengarahkan bus ke kiri ke arah trotoar tapi gagal,” ujar Andi. “Kemudian, terjadi kecelakaan di TKP kedua di depan Batos (Batu Town Square) dan terakhir di Ir Pattimura.” Andi berharap jumlah korban tak bertambah. Kini mereka konsen terhadap satu orang yang mengalami cedera serius.
“Korban sementara ada 12, tapi ada 4 orang meninggal termasuk satu anak-anak. 7 sisanya luka ringan dan 1 luka berat,” ungkap Andi.
Dalam video amatir terlihat diduga beberapa korban terkapar mengalami luka-luka di jalan raya. Di belakang bus tersebut terdapat tulisan Kunjungan Industri SMK TI Bali Global Badung tujuan Semarang-Yogyakarta-Malang 5-9 Januari 2025. Diduga kuat bus tersebut merupakan rombongan pelajar dari Bali yang sedang melakukan kunjungan di Jawa Timur. Setelah proses evakuasi korban, petugas Satlantas Polres Batu akan melakukan olah TKP.
“Betul telah terjadi kecelakaan bus di Kota Batu. Saat ini masih mendalami penyebabnya,” kata Kanit Laka Satlantas Polres Batu, Ipda Hendri Setiawan. (Ym)






