Sekretaris Daerah Kabupaten Pekalongan Muhammad Yulian Akbar menyatakan hingga Selasa (21/1) sore, upaya evakuasi dan pencarian korban terus dipakukan.
“Kami masih mendata, tim masih berkeja untuk melakukan evakuasi dan pencarian korban lain, karena masih dimungkinkan adanya korban. Kami juga buka posko untuk warga yang hilang,” kata Sekretaris Daerah Kabupaten Pekalongan Muhammad Yulian Akbar.
Adapun kata Yulian akses menuju titik lokasi longsor terkendala jembatan dan jalan yang terputus. Total ada 15 titik longsor yang tersebar dalam musibah ini. “Kim kami harus memutar melalui wilayah Banjarnegara, lokasi di Petungkriono masih hujan, Insyaaallah kita lanjutkan pencarian hingga petang hari,” ujar Yulian.
Banjir bandang dan longsor menerjang Kecamatan Petungkriyono, Kabupaten Pekalonga, Jawa Tengah. Kapolres Pekalongan AKBP Doni Prakosa menerangkan bencana ini terjadi lantaran hujan deras yang melanda sejak Senin, 20 Januari 2025, di Pekalongan. Dia menyebut bahwa lokasi longsor bukan daerah permukiman, melainkan rest ares untuk warga. (Bg)








