Tim SAR Muhammadiyah Turut Bantu Evakuasi Korban Longsor di Pekalongan

Proses pencarian korban longsor di Desa Kasimpar, Kecamatan Petungkriyono, Pekalongan masih berlanjut. Tim SAR Muhammadiyah juga ikut turun ke lokasi membantu evakuasi.

Ketua Pusdatin LRB-MDMC Jawa Tengah, Muhammad Taufiq Ulinuha, menyebutkan bahwa Tim SAR Muhammadiyah dari Kabupaten Wonosobo, Banjarnegara, dan Pemalang masih berada di lokasi. Mereka bekerja sama dengan tim SAR gabungan untuk mencari empat korban yang belum ditemukan.

“Kemarin, kami telah berkoordinasi dengan Poskor PDB Muhammadiyah Kabupaten Pekalongan. Selain menangani longsor di Petungkriyono, kami juga membantu penanganan banjir di Pantura,” kata Ulinuha, Jumat (24/1/2025).

Ia menambahkan bahwa LRB-MDMC PWM Jawa Tengah bersama Lazismu telah memberikan dukungan berupa logistik dan kendaraan operasional untuk menunjang pencarian korban.

Baca juga  Kabar Duka, Ketua Majelis Tarjih dan Tajdid PP Muhammadiyah Meninggal Dunia

Mengantisipasi potensi bencana yang tinggi di Jawa Tengah, Pimpinan Wilayah Muhammadiyah (PWM) Jawa Tengah mengeluarkan surat instruksi kepada PDM se-Jawa Tengah dan pimpinan perguruan tinggi untuk melakukan penggalangan dana kemanusiaan.

“Kami mengajak seluruh elemen masyarakat untuk bahu-membahu membantu korban bencana, mengingat kondisi cuaca yang masih rawan memicu bencana susulan,” ujar Ulinuha.

Sementara itu sejauh ini jumlah korban tewas dilaporkan mencapai 22 orang, dan empat korban lainnya masih dalam pencarian.

Pencarian korban melibatkan lebih dari 1.200 personel tim SAR gabungan dari berbagai instansi, termasuk Basarnas, TNI, Polri, BPBD, dan organisasi SAR lainnya. Kepala Basarnas Semarang, Budiono, menyatakan bahwa tiga unit alat berat, anjing pelacak, dan peralatan seperti water jet telah dikerahkan untuk mempercepat proses evakuasi.

Baca juga  Kecelakaan di Pasuruan, Anggota DPR Lewati Masa Kritis

“Kami terus membersihkan lumpur menggunakan water jet, sementara unit anjing pelacak membantu melacak keberadaan korban di area terdampak,” ujar Budiono. (Ym)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *