Gencatan senjata antara Hamas-Israel membuat empat tentara Israel dibebaskan oleh Hamas sebagai bagian dari perjanjian. Sementara drai pihak Israel membebaskan 200 tahanan warga Palestina.
Namun di balik pembebasan empat tentara Israel itu ada pengakuan yang menyentuh dari militer Israel yang dibebaskan. Mereka mengaku diperlakukan secara manusiawi dan baik selama menjadi tawanan Hamas.
Pengakuan jujur itu muncul dalam sebuah video yang memperlihatkan empat tentara wanita Israel yang dibebaskan Hamas mengucapkan terima kasih kepada faksi Palestina.
Berdasarkan video yang diunggah Brigade Al-Qassam, sayap bersenjata Hamas. Video itu memperlihatkan para tentara di dalam sebuah kendaraan saat mereka diangkut untuk diserahkan kepada Komite Internasional Palang Merah, sebagai bagian dari perjanjian gencatan senjata antara kelompok perlawanan Palestina dan Israel.
Sebelum penyerahan sandera, para tentara menyampaikan rasa terima kasih atas perlakuan baik yang mereka terima dari Brigade Al-Qassam.
“Assalamualaikum, terima kasih kepada Brigade Al-Qassam atas perlakuan yang baik,” ujar seseorang dalam video itu, dilansir Anadolu, Ahad (26/1/2025).
“Terima kasih atas makanan, minuman, dan pakaian,” kata yang lain.
Tentara yang ketiga mengucapkan terima kasih kepada para pejuang karena “melindungi kami dari pemboman”.
Sementara, tentara yang keempat menyatakan harapan bahwa hari itu akan menjadi “hari bahagia bagi semua orang.”
Di akhir video, para tentara terlihat meneriakkan dengan keras “25 Januari” — tanggal pembebasan mereka. Rekaman itu direkam di dekat pantai Gaza sebelum penyerahan.
Sekitar 200 tahanan Palestina juga dibebaskan pada hari Sabtu sebagai ganti keempat tentara tersebut. (Ym)






