Kementerian Pendidikan Tinggi Sains dan Teknologi (Kemendikti Saintek) mendukung arahan Presiden Prabowo Subianto, terkait penghematan anggaran. Sekretaris Jenderal (Sekjen) Kemendikti Saintek, Prof. Togar M Simatupang, mengatakan, pihaknya akan melakukan rasionalisasi anggaran untuk tahun 2025, di antaranya dengan melaksanakan rapat dan seminar secara daring.
“Kami menyisir anggaran tahun 2025 dan melakukan rasionalisasi, khususnya untuk dukungan manajemen seperti rapat-rapat, kepanitiaan, kunjungan, serta kegiatan rapat dan seminar yang akan dilakukan secara daring,” kata Togar, Selasa (28/1/2025).
Proses penghematan anggaran ini akan dilakukan secara bertahap, di mana Kemendikti Saintek juga akan melakukan pemantauan dan evaluasi terkait penggunaan anggaran.
“Itu dilakukan secara bertahap, berjenjang, dan berkelanjutan. Kami juga secara berkala melakukan pemantauan dan evaluasi,” ujar dia.
Togar menegaskan bahwa penghematan anggaran di Kemendikti Saintek akan dilakukan secara permanen, sesuai dengan arahan Presiden. “Langkah-langkahnya sudah sesuai dengan arahan dari Bapak Presiden, bukan hanya secara sementara atau temporer, tetapi akan dilakukan secara berkelanjutan,” ungkap dia.
Sebelumnya, Presiden Prabowo Subianto menginstruksikan pemerintah untuk mengurangi anggaran belanja yang bersifat seremonial. Instruksi tersebut tertuang dalam Instruksi Presiden (Inpres) Nomor 1 Tahun 2025 tentang Efisiensi Belanja Dalam Pelaksanaan APBN dan APBD 2025, yang mulai berlaku sejak 22 Januari 2025. (Ym)









