Ratusan perajin alas kaki di Kabupaten Mojokerto kini berjuang tetap eksis dengan serius menggarap digital marketing.
Ketua Asosiasi Perajin Mojopahit Mojokerto (APMM) Marsam Saifuddin mengatakan saat ini pengusaha alas kaki di Kabupaten Mojokerto yang meliputi sepatu dan sandal tengah berjuang melawan gempuran barang impor. Salah satu yang dilakukan untuk memperkenalkan merek lokal melalui digital marketing, baik di Marketplace Shopee maupun live tiktok.
“Untuk live tiktok kita baru berjalan sekitar 6 bulan, menggandeng anak-anak muda lulusan SMK Jatirejo untuk memasarkan produk kami,” ujar owner produk sepatu sepak bola dan futsal merek Azero, di Desa Jambuwok, Trowulan, Mojokerto, Selasa (20/5/2025).
Dengna Live tiktok tersebut, Marsam mengaku produknya bisa terjual sekitar 50 psc setiap harinya.
“Untuk live tiktok mulai dari jam 7 pagi sampai 9 malam, rata-rata perjualan sehari laku 50 pcs,” tegasnya.
Masih kata Marsam, sejauh ini anggota APMM sekitar 100 perajin sepatu-sandal dengan mampu menyerap sekitar 1000 tenaga kerja.
“Untuk kita di Asosiasi anggota sekitar 100 perajin, penyerapan tenaga kerja bisa mencapai 1.000 orang,” imbuhnya.
Marsam juga mengapresiasi Disperindag Kabupaten Mojokerto yang turut membantu terjun langsung melihat geliat ekonomi di alas kaki dan membantu mempromosikan produk lokal dengan menggandeng pegiat media sosial.
“Kalau pelatihan dari perajin senior sudah mumpuni, namun digital marketing di kalangan perajin masih kurang,” ujar
Hal senada dikatakan Andri, perajin sandal merek IQia. Untuk memasarkan produknya, ia menggunakan digital marketing melalui marketplace Shopee dan tiktok. Namun hasil pemasaran belum maksimal karena masih dilakukan secara mandiri tanpa melibatkan Influencer.
“Pemasaran online dari iklan di aplikasi, cuma sekarang kalau mau cepat laku ya pakai influencer karena viewernya banyak, kalau kita kan segitu-gitu aja,” ujarnya.
Andri juga rutin melakukan live tiktok namun karena follower akunnya sedikit sehingga yang menonton hanya beberapa orang saja.
“Sehari laku kisaran 20-25 pasang,” terangnya. (Ym)











