Hingga Mei 2025, BNN Mojokerto Sebut 102 Pengguna Narkoba Ajukan Rehabilitasi

Sepanjang tahun 2025 hingga bulan Mei, Badan Narkotika Nasional (BNN) Mojokerto mencatat ada 102 pengguna narkoba yang mengajukan rehabilitasi. Jumlah tersebut naik signifikan dibanding periode yang sama tahun 2024.

Proses pengajuan untuk rehabilitasi melalui Layanan Asesmen Terpadu (TAT).

Penyuluh Narkoba Ahli Muda BNN Mojokerto, Arum Palupi, SKM merinci, dari 102 orang tersebut, terdapat 84 orang dari wilayah Polres Kabupaten Mojokerto dan 18 orang dari wilayah Polres Mojokerto Kota yang diajukan untuk proses rehabilitasi.

“Ini menunjukkan bahwa upaya rehabilitasi menjadi langkah penting dalam pemulihan klien dari penyalahgunaan narkoba agar mereka bisa kembali berfungsi sebagai individu dan makhluk sosial dalam kehidupan bermasyarakat,” ungkapnya, Senin (2/6/2025).

Baca juga  Jadi Korban Dugaan Mafia Tanah, Keluarga Tukang Becak Demo di BPN Mojokerto

Peningkatan pengajuan rehabilitasi itu sekaligus menjadi sinyal bahwa peran rehabilitasi sebagai bagian dari penanganan kasus narkoba semakin mendapat perhatian, bukan hanya sebagai alternatif hukuman, namun sebagai solusi pemulihan berkelanjutan.

Selain fokus pada rehabilitasi, BNN Mojokerto juga intensif melakukan edukasi dan sosialisasi kepada masyarakat.

“Edukasi yang diberikan meliputi informasi tentang bahaya penyalahgunaan narkoba, modus operandi peredaran gelap narkoba, konsekuensi hukum, serta layanan rehabilitasi yang tersedia. Sasaran utama kegiatan informasi dan edukasi adalah generasi muda serta masyarakat umum, terutama para orang tua,” katanya.

Arum berharap, pihaknya juga menghimbau jika ada masyarakat yang membutuhkan rehabilitasi narkoba bisa ke BNN Mojokerto tanpa dipungut biaya.

Baca juga  Lepas 32 Pramuka ke Jamnas XII, Gus Barra Pesan Jaga Nama Baik Mojokerto

“Langkah preventif ini diharapkan dapat memperkuat kesadaran kolektif masyarakat dalam mencegah penyebaran dan penyalahgunaan narkoba sejak dini, sekaligus mendorong partisipasi aktif dalam menciptakan lingkungan yang aman dan sehat,” pungkasnya. (Ym)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *