Pemkot Surabaya Resmi Luncurkan Identitas Baru Surabaya Kota Pahlawan

Pemerintah Kota (Pemkot) Surabaya, bekerja sama dengan Asosiasi Desainer Grafis Indonesia (ADGI) Chapter Surabaya, secara resmi meluncurkan identitas visual baru Kota Pahlawan, yaitu logo “Surabaya City of Heroes”. Peluncuran ini bertepatan dengan Puncak Hari Jadi Kota Surabaya (HJKS) ke-732, di Halaman Balai Kota Surabaya.

Logo baru ini merupakan hasil seleksi terbuka, yang diikuti puluhan pendaftar dari berbagai provinsi, dan karya dari Jaffar Atthoyar, terpilih sebagai pemenang. Logo “Surabaya Kota Pahlawan” akan menggantikan logo sebelumnya, “Surabaya Sparkling”.

Wali Kota Surabaya Eri Cahyadi menjelaskan, filosofi di balik perubahan logo baru ini. Ia menegaskan, bahwa Surabaya adalah Kota Pahlawan, dengan demikian Kota Pahlawan tak terpisahkan dari identitasnya.

Baca juga  Jalur Prestasi Akademik SMP Gunakan Skema Baru

“Logo baru ini memiliki makna yang mendalam. Tulisan Surabaya yang menyerupai aksara Jawa, dengan garis-garis di intinya, seperti Hanacaraka, menunjukkan karakter kota, yang kental dengan budaya arek dan tidak melupakan sejarahnya. Di bawahnya, terdapat simbol huruf ‘S’ untuk Surabaya, dan di bawahnya lagi tertera City of Heroes,” jelas Wali Kota Surabaya Eri, Senin (2/6).

Selanjutnya, simbol api berwarna kuning pada logo melambangkan semangat yang terus membara, sebagaimana disampaikan para pendahulu. Ini menunjukkan, bahwa Surabaya akan terus membara dan bergerak maju. Logo baru ini rencananya akan disosialisasikan dan disebarkan, ke seluruh wilayah Surabaya.

“Simbol dan logo ini akan kami bagikan ke seluruh wilayah Surabaya. Maka pembangunan Surabaya, adalah hasil dari pergerakan seluruh masyarakat, bukan hanya satu atau dua orang,” ungkapnya.

Baca juga  Hotline Lapor Cak Eri Diserbu Aduan hingga Curhatan Warga

Sementara itu, Kepala Bidang Pariwisata Dinas Kebudayaan, Kepemudaan, dan Olahraga (Disbudporapar) Kota Surabaya, Farah Andita Ramdhani menjelaskan, pemkot bersama ADGI Chapter Surabaya telah menyelenggarakan, lomba sayembara terbuka untuk desainer se-Indonesia sejak April 2025.

“Proses seleksi dimulai dengan pengumpulan portofolio dari banyak desainer. Setelah disaring, dipilihlah tiga finalis terbaik. Finalis ketiga ini kemudian memvisualisasikan logo, berdasarkan narasi yang telah dirumuskan. Penjurian akhir dilakukan oleh Wali Kota Surabaya Eri Cahyadi, yang kemudian memilih satu pemenang,” katanya.

Farah menjelaskan, bahwa Wali Kota Eri juga memberikan berbagai masukan, untuk perbaikan dan penyesuaian, agar logo selaras dengan visi-misinya, serta karakter yang ingin ditekankan. Logo final ini resmi diluncurkan pada 31 Mei 2025.

Baca juga  Surabaya Vaganza Digelar Pekan Ini, Dishub Siapkan Rekayasa Lalu Lintas

“Mengenai pengaplikasian logo,akan dibahas lebih lanjut dengan dinas terkait, untuk menentukan lokasi persembahan, baik secara berani maupun memikat,” terangnya.

Selanjutnya, pemenang sayembara akan menyusun panduan teknis, untuk implementasi turunan logo. Panduan ini bertujuan untuk memastikan keselarasan, dalam berbagai media, seperti umbul-umbul, atau publikasi lainnya, yang akan dibuat di kemudian hari.

“Saat ini, panduan penggunaan logo sedang disusun, termasuk untuk acara-acara resmi. Jadi, implementasi penuh akan menunggu rampungnya panduan tersebut,” tutupnya. (yunus)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *