H-1 Jelang Wukuf, 137 Jemaah Haji Indonesia Wafat

Satu hari menjelang puncak haji, total jemaah wafat mencapai 137 orang. Angka ini merujuk pada data Sistem Informasi Komputerisasi Haji Terpadu (Siskohat), diakses Rabu (4/6/2025) pukul 13.30 WIB.

Dilihat dari sebaran umur, lebih dari setengah total jemaah wafat adalah lanjut usia (lansia). Lainnya berusia 41-64 tahun. Mayoritas jemaah wafat adalah laki-laki, mencapai 61,3 persen dan 38,7 persen lainnya perempuan.

Data menunjukkan kematian tertinggi terjadi pada Rabu, 28 Mei 2025 dengan total 13 orang. Pada hari berikutnya ada 11 orang dan terus menurun hingga Selasa (3/6/2025) kemarin ada 6 jemaah wafat.

Baca juga  Rakernas Evaluasi Haji, Wamenhaj Ajak Bangun Budaya Kerja untuk Pelayanan Terbaik bagi Jemaah

Berdasarkan asal embarkasi, mayoritas jemaah wafat berasal dari Embarkasi Surabaya (SUB), mencapai 24 orang. Setelah itu, Embarkasi Solo (SOC) mencapai 19 orang, Jakarta-Pondok Gede (JKG), dan Jakarta-Bekasi (JKS) masing-masing 16 orang.

Daftar nama jemaah wafat dan identitas lengkapnya bisa dilihat di situs Siskohat DJPHU Kementerian Agama (Kemenag) RI.

Berdasarkan keterangan Kemenag RI, jemaah haji yang wafat akan dimakamkan di Arab Saudi. Lokasi pemakaman sepenuhnya berada di bawah kewenangan otoritas Arab Saudi. Biasanya di dekat tempat jemaah dirawat sebelum meninggal.

Seluruh jemaah wafat akan mendapat layanan badal haji gratis. Selain itu, jemaah juga akan mendapat klaim asuransi jiwa yang diurus setelah berakhirnya operasional haji.

Baca juga  Gubernur Khofifah Target Embarkasi Bandara Dhoho Beroperasi Musim Haji 2027

“Nanti semua jemaah yang wafat akan mendapatkan hak-haknya, termasuk badal haji yang dilaksanakan oleh petugas haji Indonesia dan asuransi jiwa,” kata Kepala Daker Bandara PPIH Arab Saudi Abdul Basir dalam keterangannya beberapa waktu yang lalu. (Ym)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *