Temui Mendikdasmen, Gubernur Jabar Komitmen Wujudkan Pendidikan 12 Tahun

Gubernur Jawa Barat (Jabar) Dedi Mulyadi bertemu Menteri Pendidikan Dasar dan Menengah (Mendikdasmen) Abdul Mu’ti, Selasa (17/6/2025).

Dalam unggahan instagram dedimulyadi71, Dedi Mulyadi mengungkapkan bahwa sinergitas Pemerintah Provinsi dengan Pemerintah Pusat akan memberikan layanan terbaik di bidang pendidikan.

KDM sapaan akrabnya, meminta orang tua siswa dan murid untuk menyekolahkan anaknya selama 12 tahun, hingga jenjang SMA atau SMK.

“Terima kasih ya pada seluruh orang tua di Jawa Barat agar menyekolahkan anaknya sampai SMA dan SMK, masuk ke negeri maupun swasta. Pemerintah Provinsi Jawa Barat dan Pemerintah Pusat melalui Kementerian Pendidikan Dasar dan Menengah akan berusaha memberikan layanan yang terbaik,” kata KDM.

Baca juga  Kemendikdasmen Jadikan Perpustakaan Rumah Pendidikan dan Ruang Dialog

Dalam pertemuan tersebut KDM juga meminta maaf kepada Mendikdasmen karena sudah melahirkan sejumlah terobosan dalam bidang pendidikan. Dari mulai pendidikan karakter, aturan jam malam bagi peserta didik hingga larangan membawa PR ke rumah.

“Pak Menteri bilang bahwa orang cerdas itu memang idenya banyak. Pak Menteri sangat respek terhadap apa yang saya lakukan di Jawa Barat,” kata KDM.

Dari hasil dialog dengan Mendikdasmen tersebut, KDM memastikan bahwa pada Ajaran Tahun Baru 2025/2026, kebijakannya tentang larangan membawa PR, masuk sekolah jam 06.30 WIB pagi serta 5 hari bersekolah akan tetap berjalan.

“Muhun (betul). Pada prinsipnya Pak Menteri care banget dengan Jawa Barat,” tegasnya.

Baca juga  Mendikdasmen Buka MPLS Ramah 2026, Sekolah Bebas Perpeloncoan

Di samping itu, salah satu pokok pembahasan utama adalah tekad Pemerintah Provinsi Jawa Barat untuk mendorong pendidikan minimal 12 tahun bagi seluruh warganya. Keduanya juga membahas pentingnya peningkatan daya tampung sekolah, terutama di jenjang SMA.

KDM juga menyatakan bahwa pemerintah akan menyediakan beasiswa bagi anak-anak yang kurang mampu.

“Anak-anak miskin di Jawa Barat harus sekolah minimal sampai SMA. Oleh karena itu, ketersediaan SMA harus ditingkatkan,” katanya.

KDM juga memastikan bahwa selama masa kepemimpinannya, targetnya adalah agar rata-rata pendidikan warga Jabar setara SMA, SMK, atau MA.

Kemudian dalam video tersebut, Mendikdasmen Abdul Mu’ti memberikan semangat kepada para pelajar di Jabar agar mempunyai masa depan yang gemilang.

Baca juga  Tahun Ajaran Baru Sekolah, Pertamina Bagikan Ribuan Seragam ke Siswa

“Semangat belajar untuk masa depan yang gemilang,” kata Abdul Mu’ti.

“Pak Gubernur juga akan terus bersinergi dengan kami di Kementerian Pendidikan. Saya pribadi akan terus mendukung kerja sama ini,” tambahnya. (Ym)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *