Luar Biasa! Kepala SMP Al-Falah Ketintang Surabaya Raih Gelar Doktor dengan Nilai Disertasi Sangat Memuaskan

Kepala SMP Al-Falah Ketintang Surabaya, DR. Fajar Alam, S.T., M.M. berhasil meraih gelar doktor dari Program Doktor Manajemen FEB Unitomo Surabaya dengan nilai sangat memuaskan (IPK 3,86). Ujian terbuka Doktor tersebut digelar di Kampus Unitomo Surabaya, Rabu (6/8/2025) kemarin.

Disertasinya dengan judul “Pengaruh Bauran Pemasaran Terhadap Loyalitas Melalui Kepuasan Wali Santri Pada SMP Islam Swasta Fullday School Di Kota Surabaya” berhasil mencuri perhatian 10 penguji. Salah satu penguji disertasi tersebut adalah Rektor Unitomo Surabaya, Prof. Dr. Siti Marwiyah, S.H.,M.H.

Ustad Fajar, sapaan akrabnya, kepada majalahnurani.com, Iumat (8/8/2025), menjelaskan, penelitian dilakukan kepada wali santri SMP Islam swasta fullday school di Surabaya. Aspek akhlakul karimah merupakan salah satu indikator pada bauran pemasaran variabel produk. Obyek penelitian dilakukan terhadap 12 SMP Islam swasta fullday school di Surabaya.

Baca juga  Haflatul Wada’ SMK YPM 7 Tarik Sidoarjo Jadi Ajang Pelepasan, Doa dan Penguatan Masa Depan Lulusan

“Akhlakul karimah, merupakan salah satu dari indikator produk yang merupakan output lulusan dari SMP Islam swasta fullday school. Bagaimana peran akhlakul karimah terhadap pemasaran sekolah. Ternyata temuannya hampir semua orangtua berharap bahwa akhlakul karimah menjadi hal yang substansial,” tegasnya.

“Jadi dengan indikator yang ada, hampir semua wali santri berharap bahwa santri yang lulus dari SMP Islam fullday school itu mengharapkan akhlak santri yang baik, seperti shalatnya bagus dan tertib, punya kebiasaan atau budaya yang bagus, itu yang diharapkan para wali santri sekarang ini,” paparnya.

Dalam disertasinya tersebut ustad Fajar menggunakan 7 variabel bebas (X1-X7) yakni produk, harga, tempat, promosi, orang, proses dan bukti fisik, menggunakan variable intervening kepuasan (Z) dan variable terikat Loyalitas (Y). Sampel yang digunakan sebanyak 384 responden wali santri berbagai profesi dari 1304 populasi pada 12 SMP Islam swasta fullday school di Surabaya.

Baca juga  Kemendikdasmen Tegaskan Tidak Ada PHK Guru Non-ASN Sampai Akhir 2026

“Indikator variable produk, selain hormat kepada orang tua dan guru, terbiasa salat berjamaah, kami juga memasukkan indikator akhlakul karimah, dan hasilnya ini menjadi hal yang substansi bagi wali santri. Malah harga atau biaya di nomor sekian,” terangnya.

Masih kata Ustadz Fajar, penentuan jumlah responden obyek penelitian berdasarkan nilai akreditasi dimana 5 sekolah berakreditasi A, 5 sekolah berakreditasi B, dan 2 sekolah berakreditasi C dengan pengambilan sampel secara proporsional.

“Jadi memang indikator akhlakul karimah ini sudah kami terapkan di SMP Al Falah Ketintang Surabaya, sebagai ‘’uji coba atau laboratorium’’ dalam penelitian ini,” imbuhnya.

Ustadz Fajar juga berharap hasil disertasi ini bisa berimplikasi lebih luas terhadap 12 Sekolah yang menjadi obyek penelitian, dan lebih luas lagi pada SMP Islam dalam naungan MKKS (Musyawarah Kerja Kepala Sekolah).

Baca juga  Arcadia 37 Resmi Dilepas, SMAYDAS Antar Lulusan dengan Haru dan Prestasi Membanggakan

“Bahkan harapannya juga berimplikasi ke Dinas Pendidikan Kota Surabaya, sehingga temuan ini menjadi menarik yang nantinya akan bisa dikuatkan bersama, baik di Dinas Pendidikan, di MKKS dan khususnya di 12 sekolah obyek penelitian kami,” pungkasnya. (Ym)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *