BI Jatim Beri Pelatihan Petani Kopi Cara Branding Desain Kemasan

Kantor Perwakilan Bank Indonesia Jawa Timur mendorong para petani kopi dan pelaku UMKM untuk meningkatkan nilai jual produknya melalui penguatan branding dan inovasi kemasan.

Dorongan ini diwujudkan lewat Workshop Java Coffee and Flavors Festival (JCFF) 2025 bertema “Dari Ladang ke Label: Pelatihan Branding dan Desain Kemasan Kopi untuk Petani” yang berlangsung di Hotel Horison Arcadia Heritage Rajawali, Surabaya, Senin (25/8).

Kegiatan tersebut menjadi salah satu agenda utama dalam rangkaian Java Coffee & Flavors Fest yang digelar 23–25 Agustus 2025 di Surabaya. Festival ini menghadirkan aneka produk kopi, cokelat, dan teh dari berbagai daerah di Jawa, sekaligus menjadi bagian dari helatan besar GCFK.

Baca juga  Warga Tak Perlu Panik, Menteri ESDM Pastikan Harga LPG 3Kg Tetap

Deputi Kepala Perwakilan Bank Indonesia Jawa Timur, M. Noor Nugroho, saat membuka acara menegaskan bahwa Indonesia masih bertengger di posisi lima besar produsen kopi dunia setelah Brasil, Vietnam, Kolombia, dan Ethiopia.

Dari sisi kontribusi, Jawa Timur menyumbang sekitar 6 persen terhadap total produksi kopi nasional serta mencatatkan peran besar hingga 18,31 persen pada ekspor kopi Indonesia.

“Potensi kopi Jawa Timur luar biasa besar. Bukan hanya untuk pasar domestik, tetapi juga global. Karena itu, produk unggulan seperti kopi, teh, dan cokelat perlu terus dikembangkan agar mampu memperkuat pertumbuhan ekonomi daerah,” ujar Noor Nugroho.

Lebih lanjut, ia menekankan bahwa kekuatan pemasaran kopi tidak hanya bertumpu pada cita rasa, melainkan juga pada kemasan dan cerita yang menyertainya.

Baca juga  Rupiah Tembus Rp17.300 per Dolar, BI Perkuat Suku Bunga Instrumen Moneter

“Konsumen kerap memilih kopi karena tertarik pada tampilan kemasannya terlebih dahulu. Selain itu, kisah di balik produksi—mulai dari keberlanjutan lingkungan hingga pemberdayaan masyarakat—dapat menambah daya tarik di pasar internasional,” jelasnya.

Untuk itulah, BI Jatim menggandeng Flexipack dalam penyelenggaraan workshop guna memberikan bekal pengetahuan desain kemasan yang kreatif, ramah lingkungan, serta sesuai standar pasar global.

“Melalui pelatihan ini, kami berharap UMKM dan petani kopi bisa lebih percaya diri dalam memasarkan produk mereka. Bank Indonesia berkomitmen mendukung penuh langkah-langkah peningkatan daya saing, terutama lewat branding dan packaging yang mampu berbicara di pasar internasional,” tutupnya.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *