Bupati Mojokerto Mutasi 12 Pejabat Baru, Tegaskan Tanpa Pungutan

Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Mojokerto melaksanakan mutasi terhadap 12 pejabat baru di Ruang Rapat Bappeda, Rabu (10/9/2025).

Pelantikan ini menjadi bagian dari penyegaran birokrasi yang diharapkan mampu memperkuat kinerja pemerintahan.

Acara berlangsung khidmat dengan diikuti jajaran pejabat terkait. Mutasi tersebut menandai langkah serius pemerintah daerah untuk memastikan pelayanan publik semakin optimal.

Bupati Mojokerto, Muhammad Al Barra menegaskan bahwa pelantikan dilakukan dengan penuh integritas. Tidak ada pungutan dalam proses tersebut, sehingga seluruh pejabat dapat menjalankan tugas dengan tenang dan fokus.

“Saya sampaikan dengan jelas, tidak ada sepeserpun pungutan yang kami ambil,” ujar Gus Barra, sapaan akrab bupati.

Baca juga  1.200 Peserta Meriahkan Majapahit Heritage Fun Run 2026 di Mojokerto

Lebih lanjut, Bupati Mojokerto menekankan bahwa jabatan baru harus dipahami sebagai amanah. Setiap pejabat dituntut bekerja dengan disiplin, kejujuran, serta tanggung jawab demi kepentingan masyarakat.

Ia juga menyampaikan harapannya agar para pejabat yang dilantik segera menyesuaikan diri di lingkungan kerja masing-masing, sekaligus menghadirkan manfaat nyata bagi warga Kabupaten Mojokerto.

“Saya berharap yang dilantik hari ini dapat bekerja dengan sebaik-baiknya. Keputusan pengangkatan berasal dari Presiden, sehingga jabatan fungsional ini harus dijalankan sesuai keahlian masing-masing,” tutur Gus Barra.

Adapun pejabat yang dilantik terdiri dari berbagai bidang fungsional strategis. Mereka adalah Drs. Sunartono sebagai Pengawas Sekolah Ahli Utama, Windi Astuti, S.T. sebagai Penata Kelola Penanaman Modal Ahli Pratama, dan Aprianti, S.IP. sebagai Analis Kebijakan Ahli Pratama.

Baca juga  Wali Kota Serahkan Hewan Kurban Korpri Kota Mojokerto, Terkumpul 12 Sapi-13 Kambing

Selanjutnya, Sabilah Fazal, S.ST. sebagai Analis Kebijakan Ahli Pertama, Muhammad Arif Wahyudi, S.STP. sebagai Analis Sumber Daya Manusia Aparatur Ahli Pertama, serta Lely Kurniawati, S.H. sebagai Analis Sumber Daya Manusia Aparatur Ahli Pertama.

Mutasi juga menetapkan Mohamad Arif Budi Santoso, S.Kep., Ners., M.Kes. sebagai Administrator Kesehatan Ahli Pertama, Ridha Rahayu, S.K.M., M.Kes. sebagai Administrator Kesehatan Ahli Pertama, dan Suti Alfiati, S.ST., M.Kes. sebagai Administrator Kesehatan Ahli Pertama.

Nama berikutnya adalah Ida Bagus Tatwa, S.Kep., Ners. sebagai Penata Anestesi Ahli Muda, Ertha Kusuma Dewi, S.Farm., Apt., M.Kes. sebagai Apoteker Ahli Muda, serta Bagus Setiono, A.Md.K. sebagai Pranata Laboratorium Kesehatan Terampil.

Dengan dilantiknya 12 pejabat baru tersebut, Pemerintah Kabupaten Mojokerto berharap seluruh aparatur dapat bekerja sesuai keahlian masing-masing. Mutasi ini diharapkan mampu membawa penyegaran serta meningkatkan kualitas pelayanan publik bagi masyarakat. (Ym)

Baca juga  6.000 Guru TPQ di Kabupaten Mojokerto Terima Insentif, Pemkab Gelontorkan Rp7,5 Miliar

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *