Menurut data UNICEF, satu dari 10 anak di dunia mengalami obesitas. Jumlahnya bisa mencapai 188 juta anak.
Merespons hal itu, Wakil Menteri Kesehatan Dante Saksono Harbuwono mengungkapkan, pemerintah tengah menyiapkan regulasi terkait pajak gula (sugar tax).
Langkah ini bertujuan untuk mengurangi konsumsi gula pada masyarakat, mendorong reformulasi produk, serta meningkatkan kesehatan masyarakat serta sebagai langkah preventif mengatasi obesitas di kalangan masyarakat termasuk pada anak.
Pajak gula pada makanan ini akan memberlakukan pajak kepada sejumlah tertentu gula yang ada. Tetapi hal ini masih dalam pembahasan. Nanti akan kita tunjukkan kalau memang sudah siap,” ujar Dante ditemui di Bundaran HI, Jakarta, Ahad (14/9/2025).
“Jadi memang kita menghadapi beban dobel. Pada satu sisi, kita kekurangan gizi yang menyebabkan terjadinya stunting. Sementara di sisi lain, anak-anak itu ternyata obesitas,” tambahnya.
Ia juga menjelaskan, dari hasil survei di Jakarta menunjukkan sekitar 30% anak sekolah mengalami obesitas. Berkaca pada data tersebut, ia mendorong pentingnya orang tua membiasakan anak-anak untuk makan makanan sehat agar terhindar risiko obesitas dan diberikan sosialisasi sedini mungkin.
“Gemuk itu belum berarti sehat. Kadang-kadang ibu-ibu kalau anaknya kurus kan takut tuh diomelin sama mertuanya. Nah mulai sekarang kita harus membiasakan anak-anak punya tubuh yang sehat dengan mengendalikan obesitas,” pungkas Dante. (Ym)






