Lagi, Puluhan Siswa SMK di Bandung Alami Keracunan MBG

Sejumlah siswa SMKN 1 Cihampelas, Kabupaten Bandung Barat, mengalami keracunan usai menyantap makan bergizi gratis (MBG), pada Rabu (24/9) sekitar pukul 12.30 WIB.

Kejadian tersebut menimpa puluhan siswa tersebut setelah menyantap makanan yang disediakan oleh pihak dapur SPPG.

Kapolsek Cililin, AKP DMS Andriani Sapin mengatakan saat ini tercatat sekitar 45 siswa mengalami gejala yang diduga akibat keracunan makanan.

“Sebanyak 7 orang siswa dirujuk ke RSUD Cililin, 7 orang dibawa ke Puskesmas Cililin, dan 8 orang lainnya mendapatkan perawatan di RSIA Anugrah ALZ Cililin,” kata Andriani.

Andriani menyebut para siswa mengalami gejala seperti mual, pusing, hingga muntah-muntah usai menyantap hidangan siang yang disediakan di sekolah.

Baca juga  Wali Kota Serahkan Hewan Kurban Korpri Kota Mojokerto, Terkumpul 12 Sapi-13 Kambing

Petugas kepolisian bersama pihak terkait masih melakukan penanganan dan penyelidikan lebih lanjut terkait penyebab dugaan keracunan massal ini.

“Hingga saat ini laporan masih bersifat sementara. Perkembangan penanganan akan kami sampaikan lebih lanjut,” ujarnya.

Sebelumnya, sejumlah pelajar dari berbagai tingkat baik SD, SMP, dan SMK, di Kecamatan Cipongkor, Kabupaten Bandung Barat, kembali mengalami keracunan, usai menyantap MBG hari ini.

Mereka mengalami gejala seperti pusing muntah dan panas perut. Menu yang mereka santap di antaranya, nasi, ayam geprek, buah strawberry, selada, tomat, tahu, dan sambal.

“Ini kejadian baru, dari dapur yang berbeda yang ada di Cipongkor. Untuk data pasti belum kami himpun karena masih lalu lalang yang masuk dan keluar. Namun saya kira diatas 50 pelajar,” kata Kapolsek Sindangkerta, Bandung Barat.

Baca juga  Wabup Mojokerto Apresiasi Mahasiswa Muhammadiyah Salurkan Kambing Kurban di 6 Desa

Sementara salah seorang pelajar tingkat SMK mengaku mengalami sesak, usai menyantap makan hidangan MBG itu. Ia menuturkan mendapat makanan tersebut sekita pukul 09.00 WIB.

“Yang kerasanya sesak. Ini dari dapur Pasirsaji, Kecamatan Cipongkor,” kata siswa asal SMK Karta Perjuangan tersebut.

Posko penanganan korban keracunan MBG didirikan di Kantor Kecamatan Cipongkor. Terpantau ambulans membawa dan merujuk para pelajar yang mengalami keracunan. Telah berdiri tenda BNPB untuk merawat sementara para korban.

Beberapa pelajar terlihat berbaring di masjid, pelataran, hingga di ruang-ruang kerja yang ada di Kecamatan Cipongkor. (Ym)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *