Pemerintah dan DPR RI resmi melegalkan umrah mandiri yang tertuang pada Undang-undang Penyelenggaraan Ibadah Haji dan Umrah (UU PIHU) salinan UU No 14 tahun 2025 tentang perubahan ketiga atas UU No. 8 Tahun 2019 tentang Penyelenggaraan Ibadah Haji dan Umrah.
Di dalam pasal 86 ayat 1 huruf b UU terbaru itu disebutkan bahwa Perjalanan Ibadah Umrah dilakukan: a. melalui PPIU (Penyelenggara Perjalanan Ibadah Umrah); b. secara mandiri; atau c. melalui Menteri.
Hadirnya UU yang melegalkan umrah mandiri itu disikapi oleh travel haji umrah yang memiliki izin sebagai PPIU. Salah satunya oleh H Rahmat Wicaksono Kinaloka S.E, direktur Mina Wisata Islami tour & Travel yang beralamat di jl raya RA Kartini No 123 E Surabaya.
Rahmat menilai, aturan umrah mandiri yang dilegalkan itu tidak terlalu berdampak pada travel. Karena pangsa pasar keduanya berbeda. Jika jemaah membutuhkan kenyamanan dalam beribadah maka pilihannya bisa berangkat umrah melalui travel.
“Sebenarnya umrah mandiri atau pakai PPIU (travel) itu adalah hak masing masing warga negara. Kemarin menggunakan PPIU itu agar tidak ada jamaah umrah yang terlantar ataupun tidak dapat akomodasi yang sesuai, saat aturan tersebut dicabut itu tidak terlalu berdampak, dikarenakan rata-rata yang ikut di Mina Wisata itu jamaah yang lanjut usia atau butuh kenyamanan dalam beribadah,” ujarnya, Sabtu (25/10/2025).
Rahmat melanjutkan, bagi jemaah yang memilih umrah jalur mandiri maka harus siap-siap proaktif dalam banyak hal.
“Sedangkan umrah mandiri maka jamaah umrahnya harus pro aktif dan biasa traveling agar tidak terjadi salah jadwal, hotel yang pasti confirm dan sebagainya,” terangnya.
Masih kata Rahmat, pihaknya juga tidak khawatir nantinya masyarakat akan banyak beralih melakukan umrah mandiri daripada mendaftar ke travel. Sebab market yang disasar oleh Mina Wisata berbeda dengan masyarakat yang biasa traveling.
“Karena Saudi itu berbeda dengan negara lain yang sangat support terhadap wisatawan. Mungkin karena pasar yang Mina Wisata tuju berbeda dengan kelompok masyarakat yang biasa traveling atau umrah mandiri, sehingga tidak terlalu berpengaruh, Insya Allah,” pungkasnya meyakini. (ym)












