BI Jatim Sumbangkan Rp154 Juta Hasil Rupiah Java Run 2025 ke Baznas

Kantor Perwakilan Bank Indonesia (BI) Provinsi Jawa Timur menyumbangkan Rp154 Juta, uang hasil kegiatan Rupiah Java Run 2025, Ahad (30/11) di kota lama Surabaya ke Baznas (Badan Amil Zakat Nasional) dan ke masjid-masjid.

Kepala BI Jatim Ibrahim menjelaskan ajang Java Run 2025 ini diikuti sekitar 2.000 peserta, terdiri dari 500 pelari kategori 10K dan 1.500 pelari kategori 5K.

Untuk biaya pendaftaran peserta tidak dikelola sebagai keuntungan penyelenggara. Sebagian besar dana justru disalurkan untuk kegiatan sosial.

“Sebagian besar uang pendaftaran kami sumbangkan melalui Baznas dan sebagian lagi ke masjid-masjid. Total donasi mencapai Rp154 juta nett setelah dipotong biaya asuransi. Jadi benar-benar kami kembalikan untuk masyarakat,” jelasnya kepada media.

Baca juga  Praktik Jual Beli Lokasi Dapur MBG Terbongkar, BGN: Masyarakat Bisa Segera Lapor

Lebih itu ditegaskan bahwa Rupiah Java Run tidak hanya menjadi ajang olahraga, tetapi juga simbol kebersamaan dalam merawat rasa cinta dan bangga terhadap rupiah.

Menurutnya tema “Rupiah” dalam Java Run bukan sekadar slogan. Rupiah, kata dia, memiliki muatan nilai perjuangan yang harus dipahami dan dijaga bersama.

“Ketika kita melihat rupiah, ada rasa cinta, bangga, dan paham. Kami selalu mensosialisasikan CBB Cinta, Bangga, Paham Rupiah karena di dalam rupiah terdapat lambang negara. Java Run ini menjadi wujud kebersamaan kita sebagai BI Jatim bersama seluruh lapisan masyarakat,” jelasnya.

Melalui kegiatan ini, BI Jatim ingin menyampaikan filosofi bahwa gerak dan kesehatan masyarakat akan berdampak pada kekuatan ekonomi.

Baca juga  Prabowo Habiskan Anggaran APBN Rp100 Miliar untuk Pengadaan Bantuan Sapi Kurban

Filosofinya, kita olahraga agar sehat. Rupiah akan kuat jika ekonomi kita kuat, dan ekonomi kuat jika masyarakatnya sehat dan bergerak. Dengan Rupiah Java Run, kami berharap semangat itu terus hidup,” tegasnya. (Bg)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *