Hasil Pertemuan Kiai Sepuh NU di Tebuireng Jombang: Singgung Pemakzulan dan Dugaan Kuat Pelanggaran Gus Yahya

Pertemuan sejumlah Kiai sepuh NU yang melibatkan mustasyar dan Ketua Umum PBNU KH Yahya Cholil Staquf atau Gus Yahya digelar di Ponpes Tebuireng Jombang, Sabtu (6/12/2025).

Pertemuan ini berlangsung tertutup dan diprakarsai oleh pengasuh ponpes Tebuireng Jombang.

Hadir di forum ini Gus Yahya, perwakilan Rais Aam, serta sejumlah Kiai sepuh, antara lain Mantan Ketum PBNU KH Said Aqil Siraj, pengasuh ponpes Al falah Ploso Kediri KH Nurul Huda Djazuli, dan pengasuh ponpes Lirboyo Kediri KH Anwar Mansyur.

Jubir forum HM. Abdul Mu’id Lirboyo didampingi H. Abdurrahman Kautsar Ploso dan KH. Imron Mutamakkin Pasuruan menjelaskan sejumlah keputusan, salah satunya adalah polemik di PBNU hendaknya diselesaikan secara internal tanpa melibatkan pihak luar.

Baca juga  Sidang Isbat Idul Adha, Kemenag Pantau Hilal di 88 Titik

“Forum memutuskan bahwa persoalan hendaknya diselesaikan mekanisme internal tanpa melibatkan institusi luar demi menjaga kewibawaan jam’iyah dan memelihara NU sebagai aset besar bangsa,” ujar HM Abdul Muid.

Selanjutnya, forum menilai pemakzulan Gus Yahya tidak sesuai dengan aturan organisasi sebagaimana AD/ART. Namun demikian forum ini merekomendasikan mendalami dugaan kuat terjadinya pelanggaran atau kekeliruan serius dalam pengambilan keputusan oleh ketum PBNU sehingga perlu klarifikasi melalui mekanisme organisasi secara menyeluruh.

Forum Kiai sepuh NU ini meminta kedua belah pihak untuk menahan diri dan menghindari langkah yang berpotensi memperbesar ketegangan.

Para kiai sepuh mendorong agar Rais Aam PBNU KH Miftachul Akhyar dan Ketua Umum PBNU KH Yahya Cholil Staquf segera bertemu dalam satu forum membuka dialog membicarakan persoalan yang terjadi.

Baca juga  Prabowo Borong Dua Sapi Mojokerto untuk Idul Adha

“Tadi yang juga disusulkan oleh kiai sepuh agar Rais Aam dan Ketua Umum PBNU bertemu di satu forum, forum apapun, agar hal-hal yang ada (persoalan PBNU) ini bisa dibicarakan,” ujarnya.

Keputusan lainnya, forum ini menyampaikan duka mendalam atas bencana alam di Sumatera dan daerah lainnya.

“Forum juga mengajak seluruh warga negara Indonesia untuk saling bahu membahu serta terlibat aktif dalam memberikan bantuan kepada para korban bencana,” terangnya. (Ym)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *