KPK Geledah Kantor Korupsi PBJ Lampung Tengah, Sita Ratusan Juta

Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) turut menyita uang ratusan juta rupiah saat menggeledah tiga tempat terkait kasus dugaan korupsi Pengadaan Barang dan Jasa (PBJ) serta penerimaan gratifikasi di lingkungan Pemerintah Kabupaten Lampung Tengah.

Tiga tempat dimaksud yaitu kantor bupati, rumah dinas bupati, dan Dinas Bina Marga Lampung Tengah.

“Selain menyita dokumen, ada sejumlah uang juga yang diamankan, akan disita, jumlahnya nanti kami akan cek persisnya berapa,” ujar Juru Bicara KPK Budi Prasetyo di Gedung Merah Putih, Jakarta, Rabu (17/12).

“Informasi awal mencapai ratusan juta rupiah, nanti kami akan cek kembali angka persisnya berapa,” imbuhnya.

Baca juga  Kementerian PPPA Catat 112 Siswa Terpapar Radikalisme

Budi mengatakan penyidik akan kembali melakukan serangkaian penggeledahan di Lampung Tengah. Pada hari ini, kata dia, penyidik akan mencari barang bukti diduga terkait perkara di Dinas Kesehatan setempat.

“Di antaranya yang digledah hari ini di Dinas Kesehatan. Ini kan berkaitan dengan proyek pengadaan alat kesehatan yang diduga menjadi salah satu modus yang digunakan oleh bupati untuk memintafeeproyek kepada vendor atau penyedia barang dan jasa,” ucap Budi.

Bupati Lampung Tengah Ardito Wijaya diduga menerimafeesenilai Rp5,25 miliar dari sejumlah rekanan atau penyedia barang dan jasa melalui Anggota DPRD Kabupaten Lampung Tengah Riki Hendra Saputra dan Ranu Hari Prasetyo selaku adik Ardito. Perbuatan ini terjadi pada periode Februari-November 2025. (Bg)

Baca juga  Sebut Sumbar Barbar, Abu Janda Dipolisikan

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *