Polisi mempercepat penanganan banjir susulan di Aceh dan wilayah Sumatera yang terjadi kemarin.
Wakapolri Komjen Dedi Prasetyo menegaskan pihaknha mendorong percepatan penanganan dampak bencana banjir dan longsor di Aceh, Sumatra Barat (Sumbar), dan Sumatra Utara (Sumut).
Dedi mengatakan, pihaknya kini telah menerjunkan sejumlah alat berat di beberapa titik dengan tingkat kerusakan parah.
“Dari laporan para Kapolda, kita butuh percepatan dengan sudah melibatkan dan memperbanyak alat berat yang sudah ada,” ujar Dedi dalam keterangannya, Sabtu (27/12).
Di Aceh, alat berat masing-masing telah diterjunkan di Aceh Utara dan Aceh Tamiang. Menurut Dedi, sedikitnya lima hingga enam unit alat berat telah disiagakan, terdiri dari ekskavator, dozer, dan dump truck.
“Untuk Aceh Utara dan Aceh Tamiang, kurang lebih sekitar lima sampai enam alat berat sudah kita siapkan untuk mendukung percepatan penanganan,” katanya.
Selain itu, alat berat juga diterjunkan di Aceh Tamiang dengan lima unit alat berat tambahan yang akan segera dikirim. Sedangkan, di Sumatera Utara, jumlahnya lebih banyak mencapai 21.
“Sumatera Utara sudah disiapkan oleh Pak Kapolda di beberapa titik, data terakhir kurang lebih ada 21 alat berat yang sudah dioperasionalkan,” kata Dedi. (Bg)











