Jaksa Agung Minta Purbaya Tambah Angaran Penegakan Hukum

Jaksa Agung Sanitiar (ST) Burhanuddin meminta tambahan anggaran kepada Menteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa sebesar Rp7,49 triliun.

Pagu anggaran yang didapat Kejaksaan Agung (Kejagung) di 2026 sejumlah Rp20 triliun.

Burhanuddin mengatakan tambahan anggaran itu nantinya akan dialokasikan untuk penegakan hukum sebesar Rp1,85 triliun dan dukungan manajemen Rp5,65 triliun.

“Usulan ini telah disampaikan secara resmi Kepada Menteri BPN dan Menteri Keuangan,” kata Burhanuddin dalam rapat di Komisi III DPR, Selasa (20/1).

Burhanuddin menilai pagu anggaran Rp20 triliun yang didapat Kejagung masih kurang dan belum mencukupi kebutuhan. Imbasnya, kata dia, terjadi penurunan signifikan untuk penegakan hukum dan rencana strategis Kejaksaan 2026.

Baca juga  Operasi Patuh Serentak Digelar Mulai 8 Juni, Gunakan Sistem ETLE

Ia mengklaim penurunan alokasi anggaran juga berdampak pada penurunan penanganan perkara hingga 55 persen. Kemudian angkanya menurun signifikan di daerah hingga 75 persen.

“Pagu anggaran untuk dukungan manajemen 2026 dinilai tidak mencukupi dan berpotensi melumpuhkan operasional serta penegakan hukum,” katanya.

Pada bidang tertentu, misalnya pada intelijen, penurunan anggaran menyebabkan pihaknya tak bisa menjalankan program jaksa masuk sekolah. Sementara, pada pidana umum, penurunan anggaran menyebabkan program eksekusi menurun hingga Rp75 persen.

“Sementara pada bidang pidana khusus bidang perdata dan TUN, dan bidang pidana militer, masing-masing hanya dapat membiayai satu perkara anggaran berkurang 75 persen persatuan biaya,” ujar Burhanuddin. Bg

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *