Menko Perekonomian Apresiasi Peran Muhammadiyah untuk Negeri

Menteri Koordinator Bidang Perekonomian Republik Indonesia, Airlangga Hartanto berkesempatan hadir dalam agenda Seminar Nasional: Dialog Menko Perekonomian dengan Warga Muhammadiyah.

Dalam pemaparannya, Airlangga melaporkan terkait kondisi terkini perekonomian Nasional. Ia mengungkap, saat ini tingkat ekonomi Indonesia khususnya pada Quartal 4 (Q4) di tahun 2025 mengalami peningkatan.

“Ekonomi Indonesia di Q4 kemarin tumbuhnya lima persen. Pertumbuhan ekonomi Indonesia lebih tinggi dari sebagian besar negara G-20. Dengan capaian 5.11% kita berhasil melampaui ekspektasi pasar,” jelas Airlangga dalam agenda yang digelar Jumat siang, (6/2/2026).

Ia turut menyampaikan harapan dari Presiden Republik Indonesia, Prabowo Subianto, yang menargetkan dalam kurun waktu 4 tahun, perekonomian nasional ditargetkan mampu meningkat sejauh 8%.

Baca juga  Viral Larangan Pertalite untuk Sejumlah Mobil, Pertamina Buka Suara

“Sejarah mencatat Indonesia pernah mencapai pertumbuhan ekonomi sebesar 8% pada tahun 1968, 1973, 1977, 1980, dan 1995, didorong oleh peningkatan investasi serta berkembangnya sektor manufaktur, otomotif, dan jasa ditargetkan tahun 2029,” jelas Airlangga.

“Indonesia dapat kembali mencapai pertumbuhan 8% dengan berfokus kepada strategi dan program prioritas di tengah tantangan dan ketidakpastian global,” tambahnya.

Penjelasan tersebut mempertegas komitmen negara dalam menggenjot arus perekonomian negara. Maka, dalam pemaparan terakhirnya, Airlangga mengapresiasi Muhammadiyah, serta mengungkap bahwa Muhammadiyah merupakan stakeholder unggulan yang begitu penting bagi pemerintah.

Peran Muhammadiyah untuk negeri yang sudah dijalankan selama ratusan tahun lamanya, dinilai mampu mendongkrak secara signifikan roda perekonomian dan bisnis di Indonesia.

Baca juga  Pemerintah Siap Setop Impor Solar, Diganti B50 BeredarJuli

“Muhammadiyah tentunya sebuah organisasi yang solid, menyusun asetnya secara tertib, transparan, disiplin, dan ini menjadi salah satu organisasi yang dilihat oleh organisasi lain,” pungkas Airlangga. (Ym)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *