Harga Cabai Rawit Tembus Rp150 Ribu Perkilo, Bulog Kumpulkan Pengusaha Asosiasi

Direktur Utama Perum Bulog Ahmad Rizal Ramdhani memanggil para pengusaha dan asosiasi cabai menyusul lonjakan harga cabai rawit merah yang menembus Rp150 ribu per kilogram (kg) di pasar.

Langkah itu dilakukan untuk menekan harga agar kembali normal pada Ramadan dan menjelang Lebaran 2026.

Rizal mulanya mengatakan kenaikan harga cabai menjadi perhatian utama pemerintah meski secara umum stok pangan di pasar masih mencukupi.

“Memang ada beberapa (harga pangan) yang menjadi koreksi kami adalah yang pertama adalah cabai. Cabai ini agak naik karena musim penghujan yang biasanya hanya Rp50 ribu per kg ini naik menjadi Rp60 ribu,” ujar Rizal di Pasar Jatinegara, Jakarta Timur, Jumat (20/2).

Baca juga  Pemerintah Siap Setop Impor Solar, Diganti B50 BeredarJuli

Ia menjelaskan kenaikan harga dipicu cuaca yang mengganggu pasokan dari distributor. Menurutnya, cabai rawit merah juga mengalami kenaikan signifikan dibanding harga sebelumnya.

“Dalam satu minggu terakhir ini hujan terus, sehingga harga agak naik, para distributor cabai kesulitan menyiapkan cabai. Untuk cabai rawit merah juga mengalami kenaikan,” ujarnya.

Rizal menegaskan pihaknya akan segera berkoordinasi dengan pelaku usaha untuk menstabilkan harga di pasaran.

“Kami akan koordinasikan dengan pengusaha-pengusaha cabai, asosiasi cabai agar harganya diturunkan, mudah-mudahan kembali standar menghadapi Lebaran nanti,” terangnya. Bg

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *