Bulog Ekspor 2.280 Ton Beras ke Arab, Penuhi Kebutuhan Jamaah Haji

Perusahaan Umum Badan Urusan Logistik (Perum Bulog) memastikan bakal mengekspor 2.280 ton beras premium ke Arab Saudi untuk memenuhi kebutuhan Jamaah Haji Indonesia tahun 2026. Kebijakan ini telah disepakati dalam Koordinasi Terbatas (Rakortas) yang digelar di Kantor Kementerian Koordinator Bidang Pangan.

Zulkifli Hasan, Menteri Koordinator Bidang Pangan menjelaskan, ekspor perdana akan segera dilakukan untuk memenuhi kebutuhan Jamaah Haji. Pemerintah menilai momentum ini menjadi simbol keberhasilan swasembada beras nasional serta kesiapan stok dalam negeri yang kuat.

“Untuk perdana ini sekitar 2.280 ton. Nanti lanjut akan dilanjutkan ke negara lain, tapi ini perdana ke Arab Saudi 2.280 ton,” ujar Zulhas dalam konferensi pers di Kantor Kemenko Pangan dikutip Selasa (24/2/2026).

Baca juga  KPPU dan OJK Teken MoU Wujudkan Jasa Keuangan Kompetitif

Ahmad Rizal Ramdhani, Direktur Utama Perum Bulog menegaskan, Bulog telah menyiapkan seluruh aspek teknis dan logistik guna memastikan pengiriman berjalan tepat waktu dan sesuai standar mutu ekspor. Dia menjelaskan, pengiriman tahap pertama sebanyak 2.280 ton ini diprioritaskan untuk memenuhi kebutuhan konsumsi petugas haji yang tiba lebih awal.

“Kami memastikan kualitas produk, ketepatan waktu distribusi, serta keamanan pengiriman melalui jalur laut dengan estimasi waktu tempuh sekitar 30 hingga maksimal 45 hari,” ujarnya.

Pengiriman direncanakan berlangsung dalam dua tahap dengan dukungan dua kapal untuk menjaga kelancaran distribusi. Bulog juga memastikan bahwa pelaksanaan ekspor ini tidak akan mengganggu ketersediaan pasokan beras di dalam negeri, mengingat stok nasional dalam kondisi aman dan terkendali.

Baca juga  Mendikdasmen-BGN Masih Kaji Libatkan Kantin Sekolah dalam MBG

“Beras yang dikirim merupakan hasil pengadaan gabah segar hasil panen petani Indonesia dan diproses melalui Rice Milling Unit (RMU) modern berstandar tinggi,” ungkapnya.

Produk tersebut memiliki kadar air terjaga, tingkat pecahan rendah, telah melalui uji laboratorium, memenuhi standar ekspor internasional, serta mengantongi sertifikasi halal. (Ym)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *