Wabup Sumenep: Pelajar NU Harus Jadi Pilar Peradaban

Wakil Bupati Sumenep, KH. Imam Hasyim menekankan pentingnya peran strategis Ikatan Pelajar Nahdlatul Ulama (IPNU) sebagai kawah candradimuka kaderisasi pelajar di lingkungan Nahdlatul Ulama. Hal itu disampaikan KH. Imam Hasyim dalam menyambut Harlah IPNU yang ke 72, Jumat (27/2).
Menurutnya, Harlah IPNU yang biasa dirayakan setiap tanggal 24 Pebruari bukan sekedar acara seremonial saja, melainkan harus menjadi sarana peneguhan komitmen pelajar NU dalam meneguhkan hidmat menuju peradaban yang mulya.
“IPNU harus terus menjadi garda terdepan dalam membentuk generasi muda yang berakhlakul karimah, berilmu, dan memiliki komitmen kebangsaan yang kuat. Di usia ke-72 ini, IPNU saya harapkan semakin matang dalam mengawal pelajar NU menuju peradaban yang mulia,” ujar KH Imam Hasyim.
Menurutnya, dengan mengusung tema “Meneguhkan Khidmat Pelajar Menuju Peradaban Mulia”, peringatan Harlah IPNU tahun ini dinilai relevan dengan tantangan zaman. Di tengah arus digitalisasi dan derasnya informasi, pelajar NU dituntut tidak hanya cakap secara intelektual, tetapi juga kokoh secara moral dan ideologis.
Lebih lanjut, KH. Imam Hasyim yg juga Ketua DPC PKB Sumenep ini menegaskan menegaskan, bahwa IPNU memiliki peran penting dalam menjaga nilai-nilai Ahlussunnah wal Jamaah serta memperkuat semangat nasionalisme di kalangan pelajar. Menurutnya, sinergi antara organisasi kepelajaran dan elemen bangsa menjadi kunci dalam mencetak generasi emas Indonesia.
“Khidmat pelajar hari ini adalah investasi peradaban masa depan. Jika IPNU konsisten membina karakter, memperkuat literasi, dan menjaga nilai-nilai ke-NU-an serta keindonesiaan, maka insyaallah akan lahir pemimpin-pemimpin bangsa yang amanah dan visioner dari rahim organisasi ini,” tegasnya.
Beliau juga berharap, di usia yang ke-72 tahun, IPNU semakin solid, adaptif, dan inovatif dalam menjawab tantangan zaman. Kolaborasi antara kader pelajar dan berbagai elemen masyarakat selama ini diyakini akan memperkuat fondasi pembangunan daerah maupun Nasional.
Peringatan Harlah ke-72 IPNU yang jatuh pada 24 Februari 2026 ini menjadi refleksi panjang perjalanan organisasi pelajar NU sejak berdiri pada 1954. Lebih dari tujuh dekade, IPNU telah melahirkan kader-kader yang berkontribusi dalam berbagai sektor kehidupan, baik di tingkat daerah maupun nasional.
“Dengan semangat khidmat dan pengabdian, IPNU diharapkan terus menjadi pelita bagi pelajar Indonesia, khususnya di Kabupaten Sumenep, dalam merawat tradisi, memperkuat literasi, serta membangun masa depan yang berlandaskan nilai-nilai keislaman dan kebangsaan,” imbuhnya. KUR

Baca juga  Blusukan…! Langkah Strategis KUA Batang Batang Sumenep Menyambut Gerakan Nasional Rashdul Qiblat

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *