Pemerintah melalui Kementerian Keuangan mencatat penerimaan pajak sebesar Rp245,1 triliun pada dua bulan pertama 2026. Angka tersebut tumbuh 30,4 persen secara tahunan (year on year/yoy).
Menteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa mengatakan, pertumbuhan penerimaan pajak tersebut mencerminkan perbaikan aktivitas ekonomi dalam beberapa bulan terakhir.
“Pengumpulan pajak di dua bulan pertama 2026 ini tumbuh 30,4 persen,” ujar Purbaya dikutip Sabtu (7/3).
Ia menyebut, momentum pemulihan ekonomi akan terus dijaga pemerintah agar dapat menopang kinerja penerimaan negara sepanjang tahun.
Menurutnya, berbagai faktor yang mendukung pertumbuhan ekonomi telah mulai berjalan sejak awal tahun.
“Januari, Februari, Maret, April kita pastikan semua faktor pendukung pertumbuhan ekonomi sudah berjalan dengan baik,” jelasnya.
Di sisi lain, penerimaan dari sektor kepabeanan dan cukai tercatat melemah dibandingkan periode yang sama tahun lalu. Pemerintah hanya mengumpulkan Rp44,9 triliun atau turun 14,7 persen.
Sementara itu, penerimaan negara bukan pajak (PNBP) tercatat sebesar Rp68 triliun atau turun 11,4 persen secara tahunan. Bg






