Euforia Belanja Lebaran Meningkat, Dishub Tertibkan Parkir di Kawasan Pertokoan

Menjelang Hari Raya Idulfitri 1447 Hijriah/2026, aktivitas belanja masyarakat di Kota Surabaya meningkat signifikan. Warga memanfaatkan hari-hari terakhir Ramadan, untuk membeli berbagai kebutuhan Lebaran, mulai dari pakaian, hingga sepatu baru. Lonjakan pengunjung ini membuat sejumlah pusat perbelanjaan, di Kota Pahlawan dipadati masyarakat.

Kondisi tersebut juga berdampak pada meningkatnya aktivitas parkir, di sekitar kawasan pertokoan. Pemerintah Kota (Pemkot) Surabaya melalui Dinas Perhubungan (Dishub) pun, menyiapkan langkah penataan untuk memastikan arus lalu lintas, tetap terkendali.

Pelaksana tugas (Plt) Kepala Dishub Kota Surabaya, Trio Wahyu Bowo, mengatakan pihaknya akan menindaklanjuti, berbagai laporan masyarakat terkait kondisi parkir, di sejumlah titik pusat perbelanjaan.

Baca juga  Anggaran Dipangkas, MBG untuk Siswa jadi 5 Hari Saja dalam Sepekan

“Kami akan menindaklanjuti laporan yang masuk dan menurunkan petugas ke lapangan, untuk melakukan penataan parkir di kawasan pertokoan, yang mengalami lonjakan pengunjung,” kata Trio, Ahad (15/3).

Ia menjelaskan, masyarakat juga diimbau, agar mematuhi ketentuan retribusi parkir di tepi jalan umum. Sesuai aturan yang berlaku, tarif parkir ditetapkan sebesar Rp2.000, untuk kendaraan roda dua dan Rp5.000 untuk kendaraan roda empat.

Selain itu, fenomena parkir hingga tiga lapis, yang kerap terjadi di kawasan padat pengunjung merupakan persoalan teknis, di lapangan yang akan segera ditata oleh petugas.

“Kami akan melakukan pengaturan, agar parkir kendaraan tidak melebihi dua lajur, sehingga tidak mengganggu arus lalu lintas di sekitar pusat perbelanjaan,” ujarnya.

Baca juga  Kendalikan Harga Bahan Pokok, Pemkot Surabaya Gelar Pasar Murah

Sebagai langkah antisipasi, Dishub Surabaya juga menyiapkan penempatan personel, di sejumlah titik strategis selama tujuh hari menjelang Hari Raya Idulfitri. Petugas akan membantu mengatur parkir, sekaligus menjaga kelancaran arus kendaraan di kawasan, yang diprediksi mengalami peningkatan aktivitas masyarakat.

“Langkah ini dilakukan agar mobilitas warga, yang berbelanja kebutuhan Lebaran tetap berjalan lancar, tanpa menimbulkan kemacetan di ruas jalan sekitar kawasan perdagangan,” pungkasnya. (yunus)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *