Menko Airlangga Respons Nilai Tukar Rupiah Tembus Rp17.105 per Dolar AS

Menko Perekonomian Airlangga Hartarto buka suara terkait kondisi nilai tukar rupiah yang menyentuh angka Rp17.105 per dolar AS pada penutupan perdagangan Selasa (7/4).

Airlangga menyebut bukan hanya nilai tukar rupiah yang menurun, tapi juga banyak mata uang negara lain.

“Itu bukan hanya rupiah, berbagai currency lain juga demikian,” kata Airlangga di Kompleks Istana Kepresidenan Jakarta, Selasa (7/4).

Nilai tukar rupiah mencatatkan rekor terlemah sepanjang sejarah pada Selasa (7/4) dengan nilai sebesar Rpp17.105 per dolar AS.

Level tersebut sekaligus menandai level terendah baru sepanjang sejarah pergerakan rupiah. Sebelumnya, rupiah sempat menyentuh level terendah pada krisis moneter 1998 dan berada di level Rp16.800 per dolar AS.

Baca juga  Prabowo Habiskan Anggaran APBN Rp100 Miliar untuk Pengadaan Bantuan Sapi Kurban

Sementara, kurs referensi Bank Indonesia (BI), Jakarta Interbank Spot Dollar Rate (Jisdor) menempatkan rupiah di posisi Rp17.092 per dolar AS.

Mayoritas mata uang di kawasan Asia bergerak di zona hijau. Yen Jepang menguat 0,08 persen, baht Thailand menguat 0,21 persen, yuan China menguat 0,33 persen, peso Filipina melemah 0,46 persen, dan won Korea Selatan menguat 0,77 persen.

Dolar Singapura juga menguat 0,10 persen dan dolar Hong Kong terpantau menguat 0,1 persen pada penutupan perdagangan sore ini. Bg

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *