Tercatat 40 ribu jemaah memadati kawasan Masjid Al-Akbar Surabaya, Rabu (27/5). Humas masjid Al Akbar menyatakan bahwa setiap tahun, jemaah yang shipat idul Adha terus meningkat.
Hernawan 50 tahun, warga Sifoarjo mengaku sengaja berangkat sebelum subuh agar dapat melaksanakan Salat Id di Masjid Al-Akbar bersama keluarganya.
“Saya berangkat dari Jombang sebelum subuh bersama istri dan dua anak saya. Hampir setiap tahun kami salat Id di sini karena suasananya berbeda dan terasa lebih khusyuk,” ujar Faiz ditemui usai pelaksanaan salat Iduladha.
Menurut dia, kemegahan masjid serta suasana kebersamaan ribuan umat Muslim menjadi alasan dirinya selalu memilih Masjid Al-Akbar sebagai lokasi ibadah Iduladha. “Saya setiap tahun selalu menjalanlan ibadah salat id disini,” tuturnya.
Hal serupa disampaikan Rohayatim, 28 tahun, warga Surabaya yang tiba di Masjid Al-Akbar sejak pukul 05.00 WIB. Namun, setibanya di lokasi, area parkir utama telah penuh sehingga dirinya harus memarkir kendaraan di luar kawasan masjid.
“Tadi berangkat pagi sekitar jam lima, tapi ternyata parkiran sudah penuh jadi terpaksa parkir di luar. Ini pertama kali saya salat Id di Masjid Al-Akbar,” katanya.
Ia mengaku penasaran ingin melihat langsung sapi kurban bantuan Presiden RI Prabowo Subianto yang ditempatkan di kawasan masjid.
“Selain ibadah, saya juga ingin lihat sapi kurban dari Presiden Prabowo yang katanya besar sekali,” ujarnya sambil tersenyum.
Sementara itu, Rudi Hadi, 38 tahun, warga Bandung yang tengah berada di Surabaya karena urusan pekerjaan, mengaku terkesan dengan atmosfer pelaksanaan Salat Id di Masjid Al-Akbar.
“Ini pertama kali saya salat Id di sini. Kebetulan sedang tugas di Surabaya, jadi sekalian merasakan suasana Iduladha di Masjid Al-Akbar. Jamaahnya luar biasa banyak dan tertib,” katanya. Bg












