Badan Pembinaan Ideologi Pancasila (BPIP) memastikan seluruh persiapan peringatan Hari Lahir Pancasila 2026 telah dimatangkan jelang pelaksanaan upacara nasional pada 1 Juni mendatang.
Peringatan tahun ini disebut bukan sekadar agenda seremonial tahunan, melainkan momentum penting untuk memperkuat pengamalan nilai-nilai Pancasila di tengah kehidupan berbangsa dan bernegara.
Kepala BPIP, Yudian Wahyudi, mengatakan peringatan Hari Lahir Pancasila 2026 mengusung tema “Pancasila Pemersatu Bangsa, Fondasi Perdamaian Dunia”. Menurut dia, tema tersebut menegaskan bahwa nilai luhur Pancasila tidak hanya relevan menjaga persatuan nasional, tetapi juga dapat menjadi fondasi bagi terciptanya perdamaian global.
Momen peringatan ini bukan sekadar seremoni tahunan, melainkan wujud komitmen kita bersama bahwa Pancasila senantiasa diamalkan dalam kehidupan bermasyarakat, berbangsa, dan bernegara,” ujar Yudian Sabtu (30/5).
BPIP juga telah menerbitkan Surat Edaran Kepala BPIP Nomor 2 Tahun 2026 tentang Pedoman Peringatan Hari Lahir Pancasila Tahun 2026. Aturan tersebut menjadi acuan pelaksanaan upacara di berbagai instansi, mulai dari lembaga negara, kementerian, TNI/Polri, pemerintah daerah hingga institusi pendidikan.
“Kami mengajak kepada seluruh kementerian, lembaga, pemerintah daerah provinsi, kabupaten/kota, sampai tingkat desa untuk menggelar Upacara Peringatan Hari Lahir Pancasila secara serentak,” katanya. Bg












