Gagal Ke 32 Besar Liga 4, Presiden PS Mojokerto Putra Mundur

Presiden klub PS Mojokerto Putra (PSMP), Raja Siahaan, resmi mengundurkan diri. Pengunduran diri tersebut seiring target PS Mojokerto Putra naik kasta musim ini tidak terpenuhi usai gagal ke babak 32 besar liga 4 Nasional Piala Presiden musim 2025/2026.

Kabar tersebut dibenarkan oleh Sekretaris Umum PS Mojokerto Putra, Deddy Wiyudhayana. Ia berharap PS Mojokerto Putra mendapatkan pengganti presiden klub yang baru.

“Benar adanya, pak Raja Siahaan resmi mengundurkan diri dari Presiden klub PS Mojokerto Putra, jadi bukan hoaks atau gimmick semata, semoga ke depannya ada yang berminat ataupun ada yang bisa menggantikan beliau untuk untuk mengangkat PSMP ke jenjang prestasi yang lebih baik,” ujarnya, Kamis (11/6/2026).

Baca juga  Alhamdulillah! Gaji ke-13 PNS hingga PPPK Paruh Waktu Kota Mojokerto Cair

Deddy juga menyebut bahwa tim PS Mojokerto Putra pada musim ini telah resmi dibubarkan, sembari menunggu kompetisi liga 4 berikutnya.

“Tim tadi malam sudah dibubarkan, kompetisi selanjutnya tunggu saja nanti,” pungkasnya.

Sebelumnya, Raja Siahaan menyatakan mengundurkan diri sebagai Presiden klub PS Mojokerto Putra. Dalam unggahan di media sosial disebutkan bahwa keputusan tersebut berdasarkan hasil kurang bagus PS Mojokerto Putra dalam kompetisi liga 4 nasional Piala Presiden musim 2025-2026.

“Perjalanan PS Mojokerto Putra sejak tahun 2022 adalah sebuah kehormatan besar bagi saya. Selama masa ini, dedikasi, usaha serta seluruh daya dan upaya, baik secara moril maupun materil, telah saya curahkan sepenuhnya demi satu tujuan membawa klub kebanggaan kita ini bangkit dan naik kasta ke tingkat tertinggi sepak bola indonesia,” ujar Raja dalam keterangan tertulis.

Baca juga  Tembus 6,05 Persen! Ekonomi Kota Mojokerto Melesat Lampaui Nasional dan Jawa Timur

Raja menyadari, dalam sepak bola, tekad yang kuat terladang harus berbenturan dengan realita di lapangan. Dirinya juga menyadari sepenuhnya ekspektasi besar yang digantungkan di pundaknya. Dengan penuh kerendahan hati, Raja memohon maaf yang sebesar-besarnya karena belum berhasil mewujudkan janji dan mimpi untuk membawa PS Mojokerto Putra naik kasta pada musim ini.

“Sebagai bentuk tanggung jawab moral atas target yang belum tercapai tersebut, saya Raja Siahaan mengundurkan diri dari jabatan saya sebagai Presiden PS Mojokerto Putra. Keputusan ini saya ambil demi kebaikan klub,” urainya.

Raja percaya PS Mojokerto Putra membutuhkan penyegaran dan semangat baru untuk terus melangkah maju.

“Saya berdoa dan berharap agar ke depannya PS Mojokerto Putra dapat bertransforamasi menjadi klub yang semakin jaya, tangguh dan meraih prestasi yang kita semua impikan,” pungkasnya. (ym).

Baca juga  Cetak Generasi Tangguh, Bupati Mojokerto Tegaskan Kolaborasi Sekolah dan Orang Tua

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *