103 Kloter Jemaah Debarkasi Surabaya Sudah Dipulangkan, 11 Penerbangan Terlambat

Operasional pemulangan jemaah haji Debarkasi Surabaya terus berlangsung sesuai jadwal. Hingga hari ke-28 pelaksanaan debarkasi, Ahad (28/6) pukul 09.30 WIB, sebanyak 103 kelompok terbang (kloter) telah tiba melalui Debarkasi Surabaya.

Ketua PPIH Debarkasi Surabaya, Mohammad As’adul Anam, menyampaikan bahwa dari total rencana kedatangan sebanyak 44.000 jemaah dan petugas haji, hingga kloter 103 telah tiba sebanyak 38.996 orang atau sekitar 88 persen. Jumlah tersebut terdiri atas 38.325 jemaah dan 671 petugas haji. Sementara itu, masih terdapat 5.004 jemaah dan petugas yang akan dipulangkan pada kloter-kloter berikutnya.

“Alhamdulillah, proses pemulangan jemaah haji melalui Debarkasi Surabaya terus berjalan dengan tertib dan lancar. Hingga hari ke-28, hampir 89 persen jemaah dan petugas telah kembali ke Tanah Air. Kami terus memastikan seluruh layanan berjalan optimal mulai dari proses kedatangan, pemeriksaan kesehatan, keimigrasian, hingga pemulangan ke daerah masing-masing,” ujar Mohammad As’adul Anam.

Baca juga  120 Jemaah Haji RI masih Dirawat di Saudi

Berdasarkan data operasional, sebanyak 79 penerbangan tiba tepat waktu, 13 penerbangan lebih cepat dari jadwal, dan 11 penerbangan mengalami keterlambatan.

Data mutasi keluar mencatat sebanyak 277 jemaah, terdiri atas 58 jemaah wafat di Arab Saudi, 38 jemaah masih menjalani perawatan di Arab Saudi, satu pendamping mengikuti proses embarkasi lain, 10 jemaah tunda pulang, sembilan jemaah pulang mandiri, 73 jemaah berpindah kloter, 88 kursi kosong (seat kosong), serta 162 kursi operasional (open seat).

Sementara itu, jumlah mutasi masuk hingga kloter 103 tercatat sebanyak 115 orang yang seluruhnya telah bergabung dalam kloter masing-masing.

Hingga saat ini masih terdapat 15 jemaah yang belum dapat dipulangkan karena masih menjalani perawatan di sejumlah rumah sakit di Arab Saudi. Mereka dirawat di antaranya di RS King Faisal, RS Hera, Saudi National Hospital, RS Samir Abbas, RS Jeddah, RS Saudi German Hospital, Madinah Cardiac Center, KKHI Madinah, RS King Salman, RS King Fahd, RS Al Mouwasat, serta RS Jiwar Hospital sesuai dengan kondisi kesehatan masing-masing.

Baca juga  Viral Ratusan Jemaah Umrah Makasar Gagal Berangkat, Begini Penjelasan Garuda

PPIH Debarkasi Surabaya juga mencatat enam jemaah yang wafat dalam proses pemulangan. Satu jemaah, Hery Widianto asal Kota Malang, wafat di dalam pesawat saat perjalanan menuju Tanah Air. Lima jemaah lainnya wafat setelah tiba di Arab Saudi maupun setelah menjalani perawatan di rumah sakit, yakni Wayan Rohani Suwasti asal Kota Malang, Kasijatin Tiba asal Kota Pasuruan, Darsiman Samsuri asal Kabupaten Tuban, Marsinah Marjan asal Kabupaten Bojonegoro, dan Sri Oetarti asal Kota Surabaya. Seluruh proses penanganan dilaksanakan sesuai prosedur yang berlaku dengan pendampingan kepada keluarga masing-masing.

Mohammad As’adul Anam menegaskan bahwa PPIH Debarkasi Surabaya terus memberikan perhatian terhadap jemaah yang masih menjalani perawatan maupun keluarga jemaah yang wafat.

Baca juga  Wamenhaj Isyaratkan Pemeriksaan Kesehatan Jemaah Haji Tahun Depan Lebih Ketat

“Kami terus berkoordinasi dengan Kementerian Haji dan Umrah, petugas kesehatan, serta pemerintah daerah untuk memastikan seluruh jemaah yang masih dirawat mendapatkan penanganan terbaik. Bagi jemaah yang wafat, kami turut berduka cita sedalam-dalamnya dan memastikan seluruh hak serta proses administrasi bagi keluarga dapat diselesaikan sesuai ketentuan,” pungkasnya. Bg

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *