Gubernur Jawa Timur Khofifah Indar Parawansa menegaskan bahwa keamanan dan ketertiban merupakan fondasi utama bagi keberhasilan pembangunan dan pertumbuhan investasi di Jawa Timur.
Karena itu, ia memberikan apresiasi kepada Kepolisian Negara Republik Indonesia (Polri) yang dinilai memiliki peran strategis dalam menciptakan situasi daerah yang aman dan kondusif.
Pernyataan tersebut disampaikan Khofifah dalam momentum peringatan Hari Bhayangkara ke-80 yang mengusung tema “80 Tahun Mengabdi, Polri untuk Masyarakat”.
Menurutnya, tema tersebut mencerminkan komitmen Polri untuk terus menghadirkan pelayanan yang semakin dekat dengan masyarakat sekaligus memperkuat kepercayaan publik.
“Atas nama Pemerintah Provinsi Jawa Timur dan seluruh masyarakat Jawa Timur, kami mengucapkan Selamat Hari Bhayangkara ke-80 kepada seluruh keluarga besar Polri. Terima kasih atas dedikasi dan pengabdian dalam menjaga keamanan, ketertiban, serta memberikan pelayanan terbaik kepada masyarakat,” ujar Khofifah, Rabu (1/6).
Ia menilai keberhasilan berbagai program pembangunan di Jawa Timur tidak lepas dari kolaborasi erat antara Pemerintah Provinsi Jawa Timur dengan Polda Jawa Timur beserta seluruh jajarannya. Sinergi tersebut dinilai mampu menjaga stabilitas daerah sehingga aktivitas ekonomi, investasi, hingga pelayanan publik dapat berjalan dengan baik.
Menurut Khofifah, peran Polri saat ini jauh melampaui fungsi penegakan hukum. Kepolisian juga berkontribusi dalam mengawal berbagai agenda strategis pemerintah, seperti pengamanan pesta demokrasi, pengendalian inflasi, penguatan ketahanan pangan, penanganan bencana, pemberantasan narkotika, hingga menjaga iklim investasi yang sehat.
“Ketika situasi daerah aman dan kondusif, aktivitas ekonomi dapat berkembang, investasi meningkat, lapangan pekerjaan bertambah, dan kesejahteraan masyarakat ikut terdongkrak. Karena itu, sinergi pemerintah, Polri, TNI, dan seluruh elemen masyarakat harus terus diperkuat,” tuturnya.
Menghadapi tantangan ke depan, Khofifah berharap Polri terus melanjutkan transformasi menjadi institusi yang semakin profesional, modern, adaptif, dan terpercaya. Ia menilai perkembangan teknologi informasi, meningkatnya ancaman kejahatan siber, serta dinamika sosial menuntut Polri mampu menghadirkan penegakan hukum yang tegas sekaligus humanis.
Khofifah juga mengajak masyarakat Jawa Timur untuk ikut menjaga keamanan lingkungan sebagai bentuk dukungan terhadap tugas-tugas kepolisian. Menurutnya, keamanan bukan hanya tanggung jawab aparat penegak hukum, melainkan menjadi tanggung jawab bersama seluruh elemen bangsa. Bg









