Kebakaran yang melanda Tempat Pembuangan Akhir (TPA) Jatiwaringin, Kecamatan Mauk, Kabupaten Tangerang, terus meluas. Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) memperkirakan luas area yang terdampak kebakaran kini telah mencapai sekitar 15 hektare
BNPB Rabu (1/7) sore melaporkan bahwa api masih berkobar di sejumlah titik dengan kepulan asap pekat disertai bau menyengat. Puluhan personel pemadam kebakaran terus berupaya menjinakkan api agar tidak merambat ke area lain.
Selain mengerahkan personel, petugas juga mengoperasikan alat berat berupa ekskavator untuk mengurai tumpukan sampah sehingga titik-titik api yang berada di dalam timbunan lebih mudah dijangkau.
Kepala BNPB Letjen TNI Dr. Suharyanto mengatakan, luas area yang terbakar terus bertambah akibat kondisi cuaca panas dan embusan angin yang cukup kencang sehingga mempercepat penyebaran api.
“Hingga saat ini, luas area yang terbakar diperkirakan mencapai 15 hektare,” ujar Suharyanto.
Untuk mempercepat penanganan, BNPB mengerahkan dua helikopter water bombing jenis MI-8AMT yang masing-masing mampu membawa hingga 4.000 liter air. Pemadaman melalui jalur udara dinilai lebih efektif karena sebagian titik api berada di timbunan sampah yang sulit dijangkau petugas dari darat.
“Kita datangkan dua helikopter water bombing dan jika diperlukan lakukan operasi modifikasi cuaca,” ujar Suharyanto. Bg








