Kapolri Temui Jaksa Agung Buntut Kasus Korupsi Jampidsus Febrie

Jaksa Agung ST Burhanuddin menegaskan tidak ada rivalitas dengan Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo buntut gaduh kasus dugaan korupsi bekas Jaksa Agung Muda Bidang Tindak Pidana Khusus (Jampidsus) Febrie Adriansyah.

Burhanuddin mengaku menyambut baik kedatangan jajaran Korps Bhayangkara tersebut. Ia juga menegaskan kunjungan itu bukanlah program yang baru dilakukan.

“Alhamdulillah saya kedatangan sahabat-sahabat saya dari kepolisian dan sebenarnya ini adalah bukan program baru, ini adalah program lama,” jelasnya, Senin (13/7).

“Temen-temen jangan berpikir kami ini rival, kami ini adalah versus, tidak. Jadi kami sejak dulu kami sudah mengenal secara pribadi beliau, kemudian kami sama-sama saya jadi Jaksa Agung, beliau jadi Kapolri,” imbuhnya.

Baca juga  Ketua Komisi III DPR Ditunjuk jadi Ketua Panja Awasi Kasus Korupsi Jaksa Agung Muda

Burhanudin menegaskan pertemuan kedua instansi merupakan hal yang wajar dan biasa dalam rangka perbaikan sistem hukum di Indonesia.

“Sinergitas ini diperlukan karena bagi saya, bagi seorang Jaksa itu, hasil penyelidikan yang baik akan menghasilkan penuntutan yang baik. Penuntutan yang baik akan menghasilkan putusan yang baik. Itu adalah kewajiban, keharusan kita bersinergi,” ujarnya.

Sementara itu Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo mengatakan kedatangannya itu juga bertujuan untuk menjaga sinergi dan kolaborasi antara dua institusi yang sama-sama bergerak di bidang hukum.

“Ini tentunya diharapkan masyarakat yang membutuhkan pelayanan di bidang hukum untuk betul-betul hukum bisa diberikan kepada masyarakat yang membutuhkan, baik dari sisi kepastian hukum maupun hukum yang berkeadilan,” ujarnya seusai pertemuan.

Baca juga  Bantah Tolak RUU Perampasan Aset, Anggota DPR RI Akui Butuh Waktu

Dalam pertemuan itu, kata dia, kedua institusi juga turut membahas penguatan penegakan hukum. Termasuk sosialisasi KUHP dan KUHAP yang baru.

“Dan bagaimana ke depan tentunya kemitraan yang ada, sinergitas yang ada, akan terus kita perkuat dan kita tingkatkan,” jelasnya.

Lebih lanjut, Sigit mengatakan nantinya kedua institusi juga akan melakukan program pendidikan bersama antara Jaksa dan Polri khususnya penyidik.

Ia menyebut dalam setiap langkah koordinasi khususnya dalam ikatan criminal justice system bisa menjadi lebih baik.

“Tentunya apa yang kita lakukan semua ini tentunya untuk terus memberikan rasa keadilan bagi masyarakat yang membutuhkan pelayanan di bidang hukum,” ujarnya. Bg

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *