Unair Kukuhkan Tujuh Guru Besar di Berbagai Bidang

Universitas Airlangga (Unair) mengukuhkan tujuh guru besar di berbagai bidang. Ini disampaikan Rektor Unair Prof Dr Mohammad Nasih SE MT Ak saat menggelar konferensi pers pada Selasa (25/7) di lantai 4 Gedung Rektorat Kampus C Unair Surabaya. “Alhamdulillah ikhtiar yang kita lakukan di masa lalu yakni banyaknya guru besar yang kini SK-nya terbit. Sehingga Unair akan mempunyai banyak lagi guru besar,” ungkap Prof Nasih diwawancarai majalahnurani.com.

Dijadwalkan pengukuhan ini dilakukan dua hari ke depan. Ada empat guru besar dikukuhkan di hari Rabu dan tiga orang di hari Kamis. Ketujuh orang yang dikukuhkan yakni Prof Imam Harymawan sebagai Guru Besar Fakultas Ekonomi Bisnis, Prof Toetik Koesbardiati sebagai Guru Besar Fakultas Ilmu Sodial dan Politik, Prof Joni Wahyuhadi sebagai Guru Besar Fakultas Kedokteran. Kemudian Prof Taufan Bramantoro sebagai Guru Besar Fakultas Kedokteran Gigi, Prof Muhammad Luthfi sebagai Guru Besar Fakultas Kedoktran Gigi, Prof Tintin Sukartini sebagai Guru Besar Fakultas Keperawatan dan Prof Gunanti Mahasri sebagai Guru Besar Fakultas Perikanan dan Kelautan.

Baca juga  Pererat Koneksi dan Jaringan Antarpegiat Lingkungan, SMK YPM 1 Berkunjung ke Eco Enzyme Nusantara Pamekasan

Menurut Prof Nasih, dengan dikukuhkannya guru besar tersebut, maka menambah kekuatan Unair di dunia pendidikan. Karena masing-masing mempunyai pengalaman yang sangat luar biasa dan mempunyai otoritas keilmuan di bidangnya. “Masing-masing untuk terus didorong dan dikembangkan. Yang terpenting lagi adalah tentu dengan tambahan ini kita berharap kontribusi Unair di bidang keilmuan khususnya dan tentu di bidang pemberdayaan pada masyarakat akan lebih meningkat lagi di kemudian hari. Sehingga keberadaan Airlangga ini akan benar-benar powerful dan bermakna bagi kehidupan dan peradaban umat manusia,” urainya.

Tercatat guru besar yang ada di Unair hingga saat ini berjumlah sekitar 250an orang. “Alhamdulillah lumayan lumayan banyak meskipun kita juga masih berharap akan bertambah lagi di kemudian hari,” imbuh Prof Nasih.

Baca juga  Pemerintah Targetkan Seluruh Sekolah Direnovasi dalam 2-3 Tahun

Dengan demikian, pungkas Prof Nasih, adanya guru besar di Unair  di masing-masing fakultas diharapkan kontribusinya besar dan semakin nyata lagi impact dan manfaat keberadaan di kehidupan sehari-hari. “Karena kita berbicara soal kesehatan. Kita berbicara soal makanan, soal keperawatan, soal informasi dan akuntansi dan tak kalah  pentingnya juga berbicara antropologi. Selama ini banyak orang tidak tertarik di bidang itu. Dan ternyata kemudian bisa kita pelajari dengan sangat luar biasa manfaatnya untuk perkembangan keilmuan maupun kesehatan di masa-masa yang akan datang,” tegasnya. (Ra, foto-foto: Bagus)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *