Dalam siaran pers Selasa (3/2/2020) Dewan Pimpinan Majelis Ulama Indonesia (MUI) akhirnya menetapkan KH Muhyiddin Junaedi sebagai wakil Ketua Umum MUI setelah berpulangnya KH Yunahar Ilyas yang sebelumnya menjabat wakil ketua Umum.
Pelantikan yang berlangsung sore tadi merupakan hasil rapat paripurna Dewan MUI
Menurut KH Muhyiddin, penggantian dirinya sebagai wakil ketua umum yakni karena tiga sebab. Pertama ada salah satu pengurus yang meninggal dunia, atas permintaan sendiri, atau diberhentikan berdasarkan keputusan Dewan Pimpinan MUI Pusat.
“Mekanisme itulah yang ditempuh dan dikonsultasikan dengan Ketua Umum MUI. Beliau sudah memahami karena ini amanat yang harus segera dilaksanakan sesuai dengan Peraturan Dasar dan Peraturan Rumah Tangga (PD/PRT) MUI,” ujarnya.
Dikatakannya, selama kepengurusan masa jabatan MUI periode 2015-2020, sudah dua wakil ketua umum meninggal.
Bidang Luar Negeri
Yang pertama KH. Slamet Effendy Yusuf, yang kedua adalah Buya Yunahar Ilyas.
Sebelumnya, KH Muhyiddin Junaidi adalah salah satu ketua di jajaran Dewan Pimpinan MUI yang membidangi luar negeri. Ia sudah lama berkecimpung di MUI, sehingga memahami organisasi tersebut.
Usai dilantik secara resmi sebagai Wakil Ketua Umum MUI, Kiai Muhyiddin berharap terpilihnya dirinya sebagai wakil ketua umum akan berperan lebih maksimal sampai tingkat global.
“Insyaallah majelis ulama ke depan akan berperan lebih maksimal, bukan hanya bermain di tataran lokal, tetapi akan bermain di tataran regional dan global,” tandasnya.01/ Bagus






