Bandara Kertajati Lirik Potensi Jadi Pusat Penerbangan Umrah di Jabar

Pengelola Bandara Kertajati Majalengka masih berikhtiar mewujudkan bandara tersebut sebagai pusat aktivitas penerbangan umrah dari Jawa Barat dan sekitarnya.

Menurut data, pasar perjalanan umrah dari Jawa Barat tersebut cukup besar. Semestinya, aktivitas jemaah dari Jabar itu tak lari semua via Bandara Sukarno-Hatta, Banten.

Hanya saja, sejumlah handicap memang mesti dituntaskan sehingga bisa menjadi daya tarik.

Menurut Direktur Utama Bandara Internasional Jawa Barat (BIJB), M Singgih, potensi jemaah wilayah Cirebon, Indramayu, Majalengka, dan Kuningan (Ciayumajakuning) dan Bandung Raya sebenarnya menjanjikan.

“Jumlah jamaah di wilayah Cirebon Raya dan Bandung Raya (misalnya) itu ada kurang lebih 46 ribuan calon jamaah, tapi mereka kan kalau sekarang (sebagian) pasti sudah pada pesan tiketnya kan, makanya kita akan mendorong untuk supaya dibuat jadwalnya,” jelasnya di Gedung Sate Bandung, Senin (28/7/2025).

Baca juga  Jamaah Haji Diimbau Patuhi Aturan Jelang Puncak Armuzna

Pihaknya tak menampik bahwa untuk menghadirkan jadwal penerbangan itu perlu melibatkan sinergi semua pihak termasuk biro perjalanan yang sudah dilakukannya dan juga airlines.

Di antaranya yang cukup menjadi atensi adalah mencari besaran paket perjalanan umrah yang pas sehingga besarannya dinilai kompetitif.

Karena itu, pihaknya bersama elemen lainnya masih memetakannya. Diharapkan, rembukan itu bisa secepatnya membuka jadwal penerbangan ke Tanah Suci di tengah sorotan yang terus diarahkan ke Kertajati.

“Tentunya harga berpengaruh. Travel itu bisa membuat paket, salah satu komponennya kan pasti harga. Makanya, kita berharap adanya harga yang mirip antara terbang dari Kertajati dengan Soekarno-Hatta. Itu salah satu kuncinya saya rasa itu,” pungkasnya. (Ym)

Baca juga  Kemenhaj Matangkan Skema Murur bagi Jemaah Lansia Risti

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *