95 Persen Jemaah Debarkasi Surabaya Sudah Pulang, 17 Orang Dirawat di Arab

Operasional pemulangan jemaah haji Debarkasi Surabaya memasuki hari ke-29 dengan capaian yang terus menunjukkan perkembangan signifikan. Hingga Selasa (30/6) pukul 04.00 WIB, sebanyak 111 kelompok terbang (kloter) telah tiba melalui Debarkasi Surabaya.

Ketua PPIH Debarkasi Surabaya, Mohammad As’adul Anam, menyampaikan bahwa dari total rencana kedatangan sebanyak 44.000 jemaah dan petugas haji, hingga kloter 111 telah tiba sebanyak 42.013 orang atau sekitar 95 persen. Jumlah tersebut terdiri atas 41.286 jemaah dan 727 petugas haji. Sementara itu, masih terdapat 1.987 jemaah dan petugas yang akan dipulangkan pada kloter-kloter selanjutnya.

“Alhamdulillah, proses pemulangan jemaah haji Debarkasi Surabaya terus berjalan dengan lancar, tertib, dan sesuai jadwal. Hingga hari ke-29, sebanyak 95 persen jemaah dan petugas telah kembali ke Tanah Air. Kami terus memastikan seluruh layanan debarkasi, mulai dari kedatangan di bandara, pemeriksaan kesehatan, proses keimigrasian, hingga kepulangan ke daerah asal berjalan optimal,” ujar Mohammad As’adul Anam.

Baca juga  103 Kloter Jemaah Debarkasi Surabaya Sudah Dipulangkan, 11 Penerbangan Terlambat

Berdasarkan data operasional, sebanyak 87 penerbangan tiba tepat waktu, 13 penerbangan mendarat lebih cepat dari jadwal, dan 11 penerbangan mengalami keterlambatan.

Data mutasi keluar hingga kloter 111 tercatat sebanyak 309 orang, terdiri atas 71 jemaah wafat di Arab Saudi, 40 jemaah masih menjalani perawatan di Arab Saudi, satu orang pendamping mengikuti proses melalui embarkasi lain, 10 jemaah tunda pulang, sembilan jemaah pulang secara mandiri, 84 jemaah berpindah kloter, 94 kursi kosong (seat kosong), dan 185 kursi operasional (open seat).

Sementara itu, mutasi masuk tercatat sebanyak 124 orang yang seluruhnya telah bergabung pada kloter sesuai penempatannya.

Hingga hari ke-29, masih terdapat 17 jemaah yang belum dapat dipulangkan karena masih menjalani perawatan di sejumlah rumah sakit di Arab Saudi. Mereka dirawat di antaranya di RS King Faisal, RS Hera, RS Samir Abbas, RS Jeddah, RS Saudi German Hospital, Saudi National Hospital, Madinah Cardiac Center, KKHI Madinah, RS King Salman, RS King Fahd, RS Jiwar Hospital, serta RS King Abdullah dengan berbagai kondisi medis yang masih memerlukan penanganan intensif.

Baca juga  KPK Menduga Pemilik Maktour Punya Peran Pembagian Kuota Haji Tambahan 2024

PPIH Debarkasi Surabaya juga mencatat enam jemaah yang wafat dalam proses pemulangan. Satu jemaah, Hery Widianto asal Kota Malang, wafat di dalam pesawat saat perjalanan menuju Tanah Air. Lima jemaah lainnya wafat setelah menjalani perawatan, yakni Wayan Rohani Suwasti asal Kota Malang, Kasijatin Tiba asal Kota Pasuruan, Darsiman Samsuri asal Kabupaten Tuban, Marsinah Marjan asal Kabupaten Bojonegoro, dan Sri Oetarti asal Kota Surabaya. Seluruh proses penanganan telah dilaksanakan sesuai ketentuan dengan pendampingan kepada keluarga masing-masing.

Mohammad As’adul Anam menegaskan bahwa PPIH Debarkasi Surabaya terus memantau perkembangan kesehatan jemaah yang masih dirawat serta memastikan pelayanan pemulangan bagi kloter-kloter terakhir tetap berjalan maksimal.

Baca juga  Mulai 1 Juli 2026, Jamaah Umrah dan Haji Khusus Bandara Soetta Wajib Lewat Terminal 2F

“Kami terus berkoordinasi dengan Kementerian Haji dan Umrah, petugas kesehatan, maskapai, dan pemerintah daerah agar proses pemulangan seluruh jemaah dapat diselesaikan dengan baik. Kami juga terus memberikan perhatian kepada jemaah yang masih menjalani perawatan dan berharap mereka segera pulih sehingga dapat kembali ke Tanah Air dalam keadaan sehat. Kepada keluarga jemaah yang wafat, kami menyampaikan belasungkawa yang mendalam serta memastikan seluruh hak dan administrasi mereka dipenuhi sesuai ketentuan,” pungkasnya. Bg

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *