Press "Enter" to skip to content

Wamenag Sarankan Masyarakat Tegur Penceramah Tebar Fitnah

Dalam keterangan pers Jumat (7/12/2019) Wakil Menteri Agama (Wamenag) Zainut Tauhid Sa’adi menyarankan agar masyarakat berani menegur penceramah yang menebarkan kebencian dan fitnah.

Menghina Wapres

Hal ini disampaikan Zainut atas isi dakwah Jafar Shodiq yang dinilai menghina Wapres KH Maruf Amin dengan sebutan babi, belum lama ini.

“Kalau ada penceramah jelas-jelas menyampaikan ujaran kebencian, fitnah, adu domba, masyarakat harus berani menegur, jangan dibiarkan,” ungkap Zainut.

Menurut Zainut masyarakat Indonesia terlalu permisif, membiarkan penceramah seperti itu sehingga tidak ada kontrol yang mengingatkan para pendakwah dalam berceramah.

“Biarkan polisi yang menindak. Namun beliau KH Maruf Amin juga sudah memaafkan tindakannya,” pungkas dia.

Imannya Dicabut

Sementara dikonfirmasi majalahnurani.com, Sekretaris Jenderal (Sekjen) MUI Anwar Abbas menanggapi dakwah Jafar Shodiq. Menurutnya apabila ada orang beriman namun tidak bisa mengikuti perintah Allah SWT maka secara tidak langsung imannya akan dicabut.

“Setiap orang yang beriman kepada Allah SWT itu dilarang menghina dan mencela orang lain serta dilarang memanggil orang lain dengan panggilan-panggilan atau gelar yang tidak bbaikpula,” tuturnya.

MUI pun mengimbau kepada seluruh pihak untuk tidak mengikuti jejak pria yang bernama asli Sodik tersebut. Lantaran, Anwar berpesan kepada seluruh pihak untuk tetap berhati-hati supaya tidak jatuh ke lembah yang dimurkai Allah SWT.

“Karena perbuatan tersebut sudah jelas akan merusak pergaulan dan tali silaturahmi yang kita disuruh oleh agama untuk menegakkan dan menghormatinya,” tandas dia. 01/Bagus

Be First to Comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *