MUI Imbau Rayakan Tahun Baru Dengan Syiar Islam

Majelis Ulama Indonesia (MUI) meminta kepada umat Islam agar tidak foya-foya dalam memperingati pergantian tahun baru 2020.
Diimbau agar merayakannya dengan syiar Islam.

Jangan Boros

Kepada majalahnurani.com Selasa (24/12/2019) Sekjen MUI Dr Anwar Abbas menyarankan sebaiknya umat Islam merayakannya secara berlebihan, dan cukup dengan sederhana.

“Sebaiknya berdoa di masjid, di rumah. Jangan sampai boros dengan foya-foya,” tuturnya.

Oleh karena itu diharapkan pergantian tahun baru ini menjadi momentum untuk perbaikan diri, khususnya dalam meningkatkan keimanan kita kepada Allah SWT.

“Silakan saja bagi mereka yang mau merayakan tahun baru ini di luar rumah tapi tetap dilakukan dengan syiar Islam,” ucap Anwar.

Yang penting lagi, lanjut Anwar, saat merayakan tahun baru di jalan agar tidak mengganggu orang lain, dan juga tidak anarkis. Itu dilakukan dengan baik dan sopan santun tetap terjaga.

“Peringatan pergantian tahun baru harus dimaknai sebagai tanda syukur kita kepada Allah SWT. Sebab apa yang kita dapatkan semuanya karena pemberian Allah SWT,” sambungnya.

Penghematan

Lebih umum imbuh Anwar, MUIberdoa dan berharap dalam bidang ekonomi tahun 2020 pemerintah bisa mengantisipasi dampak dari resesi ekonomi global, sehingga tidak berdampak kepada Indonesia.

“Kita sebagai warga tentu juga harus melakukan antisipasi karenanya kita melakukan penghematan, dan kita tidak melakukan pemborosan. Ini mungkin kita memasuki tahun baru 2020 dalam kekhawatiran akan dampak situasi perekonomian global sekarang ini,” tegasnya.01/ Bagus

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *